Suara.com - Federal Oil menerapkan sejumlah teknologi baru untuk menghindari maraknya peredaran oli palsu di pasaran.
Salah satunya, seperti dikatakan Deepankar Banerjee, Executive Chairman ExxonMobil--induk brand Federal Oil--kemasan Federal Oil terbaru ditandai dengan ubahan pada botol kemasannya.
"Packaging yang digunakan saat ini lebih ringan dan memiliki motif batik. Ini desain yang sulit dipalsukan, karena memang kami buat sendiri," ujar Deepankar Banerjee, saat peluncuran pelumas Federal Oil, baru-baru ini.
Lebih lanjut, Deepankar Banerjee menjelaskan, kemasan yang digunakan juga lebih ramah lingkungan. Dengan demikian kemasan pelumas dapat mengurangi limbah produksi.
"Plastik yang kami gunakan ramah lingkungan, mudah digunakan ulang jadi meminimalisir limbah," jelasnya.
Dan menariknya, untuk mengurangi peredaran oli palsu, kemasan baru Federal Oil dilengkapi teknologi QR Code terbaru.
Disampaikan Hasril Arsyad selaku Federal Oil Brand General Manager PT ExxonMobil Lubricants Indonesia, QR Code yang digunakan sangat sulit dipalsukan. Sebab ada kode unik yang dibuat secara khusus.
"Kami mendesain kode yang memang sulit dipalsukan. Jadi kalau ada kemasan palsu, saat discan tidak akan terbaca. Karena yang asli bisa discan dan terdapat informasi produk dan bisa dicek lewat website resmi kami," tegas Hasril Arsyad.
Baca Juga: Ferrari Berikan Donasi Kepada Warga Ukraina Terdampak Operasi Militer, Tangguhkan Ekspor ke Rusia
Berita Terkait
-
Federal Oil Berangkatkan Ratusan Mekanik Mudik Gratis Serta Siapkan Posko Mudik di Jalur Pantura
-
Detail Tersembunyi di Jersey Baru Timnas Indonesia, Erick Thohir Ungkap Fakta Menarik!
-
Federal Oil Salurkan Bantuan dan Ganti Oli Gratis untuk Korban Bencana Sumatera Utara
-
Investigasi Federal Oil Kembali Temukan Peredaran Oli Palsu Jenis Federal Matic
-
Federal Racing Matic Kini Kantongi Standar API SN untuk Perlindungan Motor Matic
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Siap-siap Panen Cuan! Dividen BBRI Diproyeksi Tembus 13 Persen, Minat Borong?
-
Sifat dan Karakter Shio Kambing dari Positif hingga Negatif
-
Meroket Lagi, IHSG Menuju Level 6.400
-
Chelsea Tikung Arsenal, Rekrut Morgan Rogers dengan Harga Fantastis!
-
Serangan Harimau Kembali Terjadi di Siak, Kali Ini Korbannya Pekerja Alat Berat
-
Kiamat Harga Gadget 2027? TSMC Naikkan Biaya Produksi Chip 10%, Raksasa Teknologi Mulai "Eksodus"
-
Live Malam Hari! Catat Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
-
Antam dan Galeri 24 Koreksi, Cek Harga Jual dan Buyback Emas Hari Ini di Pegadaian
-
Sepak Terjang Nanik S. Deyang Pimpin BGN, Kini Pilih Mundur Fokus Pengobatan
-
Bukan Sekadar Transportasi, KRL Mengubah Cara Saya Melihat Perjalanan Harian