Suara.com - Sopir bus identik dengan aksinya yang barbar di jalan. Beberapa dari sopir bus kerap membuat pengguna jalan emosi. Namun tidak semua sopir bus bersikap seperti itu.
Hal ini terlihat dalam sebuah unggahan akun Instagram @dunia_kaumhawa dan menjadi viral di media sosial.
Dalam unggahan tersebut, diperlihatkan sebuah bus yang melintas di jembatan. Di arah berlawanan, jalanan cukup macet parah dengan antrean kendaraan panjang.
Di jalur yang dilalui bus, memang tidak terlihat kemacetan panjang yang berarti. Di depan hanya ada seorang nenek yang menuntun sepeda saja.
Nah, aksi sopir bus saat mengendarai kendaraannya tersebut justru menuai pujian warganet. Hal ini disebabkan sopir bus lebih memilih bersabar dan memperlambat laju kendaraannya saat melihat nenek yang menuntun sepeda di jembatan tersebut.
Tidak terdengar suara klakson kencang dari bus ataupun sikap sopir yang identik dengan ugal-ugalan. Sang nenek yang menuntun sepeda itupun berjalan dengan biasa.
Bahkan kendaraan di belakang bus tersebut juga tidak ada yang menyalipnya. Pengguna jalan di belakang bus tampak tertib.
Unggahan ini kemudian dibanjiri komentar positif untuk si sopir bus. Mereka salut dengan aksi sopir bus tersebut yang rela mengalah demi memberikan akses kepada nenek yang menuntun sepeda di jembatan tersebut.
"Respect buat supirnya dengan tidak membunyikan klakson juga sudah jadi supir yang beradab. Patut diteladani yah buat yang di jalanan suka seenaknya sendiri," tulis @ken***.
Baca Juga: Tim Khusus Polresta Mojokerto Usut Kasus Kecelakaan Bus PO Ardiansyah
"MasyaAllahSemoga Pak Sopir sehat selalu dan rezeki berlimpah-limpah bahagia dunia akhirat, Aamiin ya robbal alamiin," beber @aa.***.
"Keren Pak Supir sudah bersabar, kasihan Ibunya pake sepeda dan berjalan menuntun, semoga diberi sehat dan rejeki yang melimpah buat semua Aamiin," timpal @non***.
Untuk melihat video selengkapnya, klik DI SINI!
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Profil Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Eks Petinggi BUMN yang Terjaring Operasi KPK
-
Review Novel Hyouka: Misteri Sederhana yang Menyimpan Rahasia 33 Tahun
-
Sudah Siap War Tiket? Ini Rangkaian Acara Lengkap Perayaan HUT ke-81 RI dari Istana hingga Monas
-
Gadis Bernama Aishah Siregar Tiba-tiba Hilang dan Ditemukan di Kamboja, Korban Perdagangan Orang?
-
Ulasan A Model Family: Menimbang Moralitas di Tengah Desakan Kehidupan
-
Kenapa Sabun Mandi Tidak Boleh untuk Wajah? Ini Alasan Pentingnya
-
Bicara Boleh Biasa, Perform yang Menentukan: Jago MC ala Ongky Hojanto
-
Atasi Dampak Kekeringan, BBWS Serayu Opak Pasok Air Bersih ke Sejumlah Titik Rawan di Jateng dan DIY
-
Max Havelaar! Novel Legendaris Pelajaran SMA yang Mengguncang Belanda
-
Gubernur Khofifah Beri Kado Kemerdekaan HUT ke-81 RI: Bebaskan Pajak Daerah, Ringankan Beban Warga