Suara.com - Banyak orang yang ingin menjadi polisi tetapi tidak bisa, biasanya karena mereka tidak akan lulus pemeriksaan latar belakang atau tidak memenuhi persyaratan fisik.
Alih-alih menyerah begitu saja, Jeremiah Taylor yang berusia 33 tahun asal Colorado, AS, bikin heboh usai aksinya nyelenehnya terkuak.
Dilansir dari Motorious (14/7/2022), Taylor masuk ke gardu induk Departemen Sheriff Park County sekitar pukul 3 pagi pada tanggal 20 Juni.
Di dalam, dia menemukan kunci berlabel Dodge Durango 2013, jadi dia pergi ke luar membawa mobil tersebut.
Ketika dia berkendara dengan tunggangan aparat ini, radio menyala dan pria itu mendengar panggilan agar deputi Teller County menanggapi laporan kekerasan dalam rumah tangga.
Secara ceroboh, ia nekat untuk menanggapi panggilan tersebut. Dia pergi ke tempat kejadian perkara kekerasan dalam rumah tangga.
Padahal seperti yang kita tahu, kasus jenis ini adalah salah satu tanggapan paling berbahaya yang dilakukan seorang petugas polisi.
Di sisi lain, deputi Teller County muncul dan menemukan pencuri mobil tersebut, yang telah memberi tahu orang-orang di sana bahwa dia adalah wakil Park County.
Deputi yang merespons kemudian mengatakan mereka sempat mengira bahwa Taylor adalah petugas yang mabuk alkohol.
Baca Juga: China Kembangkan Mobil Elektrik Berpanel Surya, Baterai Habis Tinggal Dijemur
Mirisnya lagi, pria itu tiba di tempat kejadian dengan sirene berbunyi dan di tempat kejadian perkara "di mana orang yang akan dilaporkan akan menggunakan senjata api?"
Hal ini tentu berbahaya, karena menyalakan sirine sebelum di TKP membuat pelaku bisa saja kabur, atau malah makin nekat menembakkan senjata.
Deputi Teller County memerintahkan Taylor untuk berhenti, tetapi Taylor bergegas keluar dari tempat kejadian.
Sekitar pukul 5:30 pagi petugas resmi melihatnya lagi dan mengejarnya dengan kecepatan lebih dari 100 mph. Taylor pun mengalami kecelakaan.
Ketika deputi mengejar Taylor, si pencuri mobil ini diduga mengeluarkan pisau sabuk, membuat petugas langsung bereaksi keras hingga pelaku tertembak.
Deputi melepaskan setidaknya satu tembakan dan mengerahkan taser. Pada akhirnya, mereka menahan Taylor, mengakhiri apa yang merupakan salah satu insiden teraneh.
Sekarang Taylor menghadapi dakwaan yang mencakup menolak penangkapan, menyamar sebagai petugas polisi, dan pencurian kendaraan.
Ada-ada saja ulah warga negara tetangga Kanada ini. Jangan ditiru, ya!
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak
-
Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah
-
Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat
-
Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas
-
Kenali Modus Customer Service Palsu yang Mengincar OTP dan PIN
-
Dua Siswa Sekolah Rakyat Jadi Delegasi Indonesia di 9th ASEAN Children's Forum
-
Promo Tiket Kereta Api di BRImo Langsung Dapat Cashback 15 Persen, Cek Syaratnya!
-
Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat
-
Pemkab Musi Banyuasin Usulkan Lahan Sekolah Rakyat