Suara.com - Hyundai harus melakukan penarikan kembali sebanyak 122.919 unit Hyundai Palisade hasil produksi 10 April 2019-16 Februari 2021. Masalahnya adalah wiper kaca depan yang bisa berhenti tiba-tiba.
Melansir Carscoops, pembuat mobil asal Korea Selatan itu sampai saat ini masih mencari sumber masalah dan telah menemukan sebanyak 57 kasus terkait permasalahan wiper depan.
Masalah ini bisa menyebabkan wiper hanya bekerja sebentar. Atau ketika terhalang oleh salju, tidak dapat berfungsi sama sekali.
Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Amerika Serikat atau NHTSA telah melayangkan surat penarikan kepada perusahaan. Hal ini dinilai berbahaya karena dapat mencegah pengemudi melihat dengan baik dalam cuaca buruk.
Seperti diketahui, Hyundai menemukan permasalahan ini pada Agustus 2020 setelah banyaknya konsumen yang mengajukan klaim terkait permasalahan wiper kaca.
Alhasil perusahaan mulai melakukan penyelidikan pada November 2021 dan mengirim 10 motor wiper untuk diselidiki.
Hyundai menemukan bahwa roda gigi internal motor dapat rusak ketika mengalami kekuatan eksternal atau halangan selama beroperasi.
Dalam kasus ini Hyundai menyatakan masalah tidak hanya dialami Palisade. Pasalnya perusahaan juga melakukan pengujian pada merek kompetitor yang menggunakan komponen yang sama.
Baca Juga: Tampil di Monterey Car Week, Rolls-Royce Motor Cars Hadirkan "Pebble Beach Collection 2022"
Terlepas dari itu, perusahaan tetap melakukan penarikan kembali terhadap Hyundai Palisade. Perusahaan juga memutuskan untuk berhenti menggunakan motor wiper dengan merek yang sama pada Desember 2020.
Berita Terkait
-
Bahaya Kebakaran Baterai Paksa Hyundai dan Kia Lakukan Recall Ioniq 5 dan EV9
-
Ribuan Unit Chery Tiggo 8 Pro Max Ditarik Akibat Masalah Pada Sistem Rem
-
Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?
-
Kualitas Perangkat Lunak Toyota bZ4X Dipertanyakan Setelah Recall Berulang Kali
-
Konsumen Toyota dan Lexus Jengah, Protokol Recall 270 Ribu Unit Mobil Jadi Sebabnya
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan