Suara.com - Pastinya pemilik motor berharap kendaraannya tetap kinclong meski sudah dipakai bertahun-tahun. Salah satu hal yang dilakukan agar motor tetap kinclong dengan cara merawatnya penampilan motor seperti warna cat.
Jangan sampai hanya sekedar bisa membeli dan memakai, tapi juga harus pintar merawat agar kualitasnya tetap terjaga selamanya.
Technical Training Coordinator Astra Motor Yogyakarta, Danang Priyo Kumoro memaparkan hal yang harus dihindari oleh pemilik motor agar warna cat motor kesayangannya semakin awet dan tidak cepat pudar.
Berikut beberapa faktor yang menyebabkan warna cat bodi motor cepat pudar:
1. Paparan Sinar Matahari
Sinar matahari mengandung sinar ultraviolet (UV) yang berpotensi merusak lapisan cat motor dan menyebabkan warna menjadi kusam.
Pemilik motor sangat disarankan untuk memilih tempat parkir yang teduh. Biasanya cat yang kusam akibat paparan sinar matahari ini ditemukan pada motor yang biasa terparkir di area terbuka.
2. Gesekan Terus Menerus
Gesekan terus menerus pada bodi motor berpotensi untuk menggerus lapisan cat motor. Biasanya cat yang kusam akibat gesekan terus menerus ini ditemukan pada motor yang sering digunakan untuk membawa barang berat dengan tas atau lapisan tambahan yang mengenai bodi motor.
3. Air Hujan
Air hujan mengandung asam nitrat (HNO3) yang bisa merusak lapisan cat bodi motor. Hal tersebut dapat diperparah jika kita tinggal di perkotaan dengan polusi udara yang tinggi dimana kandungan zat asam nitrat lebih tinggi. Kondisi tersebut bisa mempercepat rusaknya lapisan cat motor serta mempercepat proses korosi pada komponen berbahan logam.
4. Tumpahan Minyak
Tetesan atau tumpahan minyak rem pada bodi berpotensi merusak cat karena sifatnya yang mudah meresap ke permukaan cat. Tak cuma minyak rem, bahan bakar minyak dan thinner juga bisa membuat cat motor rusak.
5. Debu
Debu yang terlalu lama dibiarkan menempel pada bodi akan menurunkan kilap cat bodi motor. Selain itu, debu juga berpotensi membuat goresan halus atau baret yang pada akhirnya akan membuat daya kilap cat berkurang dan terlihat kusam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Apakah Daihatsu Sirion 2015 Layak Dibeli di 2026? Mesin Setangguh Xenia, Harga di Bawah 90 Juta
-
5 Mobil Keluarga 7 Seater Paling Jempolan, Beli di Awal Tahun Lebih Untung
-
5 Mobil Listrik dengan Aura Jeep Rubicon, SUV Gagah ala Off-Road yang Tangguh
-
Bosan dengan Supra? Ini 5 Motor Bebek yang Mesinnya Bandel dan Penuh Gaya
-
Harga Mepet Agya Baru, Performa Rasa Destinator: Intip Harga Wuling Almaz Bekas dan Pajaknya
-
Daihatsu Bego Ini Mobil Apa? Mesin Bandel Mudah Dirawat, Ini Fakta Uniknya
-
Jakarta-Semarang Cuma Butuh Ongkos Listrik 70 Ribu: Intip Fakta Menarik Wuling Cloud EV Bekas
-
Yakin Pilih Veloz Terbaru? Segini Harga Nissan Terra Bekas dan Pajak Tahunannya
-
Mengenal si Retro Mewah Kawasaki Estrella 250: Pajaknya Berapaan? Segini Konsumsi Bensinnya
-
5 Mobil Bekas 2 Baris di Bawah Rp 100 Juta, Pilihan Pas untuk Keluarga Kecil