Suara.com - Mobil bekas menjadi pilihan masyarakat Indonesia untuk membeli mobil dengan harga yang lebih terjangkau. Meski demikian banyak produsen mobil yang menawarkan tipe Low Cost Green Car (LCGC) yang dibanderol lebih murah dan ramah lingkungan.
Namun, tak jarang orang yang memilih mobil bekas yang tentunya irit bensin dan dapat menghemat pengeluaran. Suara.com telah mengulas secara singkat daftar mobil bekas keluaran tahun 2015 kebawah yang irit bensin.
1. Datsun Go
Mobil LCGC ini menjadi rekomendasi mobil bekas yang irit bensin yang pertama. Datsun Go dilengkapi oleh mesin berkapasitas 1.200 cc 4 silinder 16 katup yang dapat bertenaga maksimal 68 hp dengan torsi maksimal 104 Nm. Datsun Go ternyata cukup irit konsumsi bahan bakarnya karena hanya membutuhkan 20,6 km/liter. Mobil ini dibanderol mulai Rp 60 juta hingga Rp 110 juta.
2. Toyota Agya 2014
Mobil bekas Toyota Agya 2014 termasuk ke dalam mobil LCGC yang dikenal irit, nyaman dan cocok digunakan sebagai mobil keluarga. Mobil ini terlihat gagah dan sporty yang dilengkapi dengan mesin 3 silinder yang mampu mengeluarkan tenaga maksimal 88 Ps pada 6.000 rpm. Perkiraan harga mobil bekas ini sekitar Rp 99 juta hingga Rp 100 juta.
3. Nissan March 2014
Nissan March memiliki desain minimalis dan irit bensin yang cocok digunakan di daerah perkotaan. Mobil ini terlihat modern karena dilengkapi dengan fitur daytime running light dan LED high-mounted stop lamp. Nissan March 2014 dibanderol seharga Rp 86 juta untuk harga bekas.
4. Honda Brio Satya 1.2 EMT
Baca Juga: Suzuki Dirikan Pusat Riset di India, Fokus Kembangkan Mobil Listrik
Mobil Honda Brio Satya 1.2 EMT ini memiliki mesin berkapasitas 1.198 cc 4 silinder, 88 dk yang hanya memerlukan isi bahan bakar 20,1 km/liter. Oleh karenanya, mobil ini disebut sebagai salah satu mobil yang irit bensin. Harga yang ditawarkan untuk versi bekasnya yakni Rp 120 juta hingga Rp 130 juta tergantung kondisinya.
Demikian ulasan singkat mengenai daftar mobil bekas tahun 2015 kebawah yang irit bensin yang dapat Anda ketahui.
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini
-
Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
-
IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif
-
Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo
-
Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga