Suara.com - Dari 18 seri Formula E-Prix alias balap Formula E atau balap single seater tenaga listrik yang dijadwalkan dalam kalender musim 2022/2023, Jakarta akan menjadi tuan rumah seri ke-12 dan seri ke-13 pada 3 Juni dan 4 Juni 2023.
Dikutip kantor berita Antara dari laman resmi Organisasi sport otomotif dunia, Fédération Internationale de l'Automobile atau FIA, disebutkan balap Formula E-Prix Jakarta merupakan gelaran yang berjalan sukses. Sehingga sehingga layak kembali mendapatkan slot dalam kalender musim 2022/2023.
E-Prix Jakarta, bersama dengan E-Prix Korea Selatan, menjadi arena baru di kalender balap musim 2022. Dan dipandang mampu memenuhi ekspektasi dunia motorsport internasional.
"Setelah berbulan-bulan persiapan yang melelahkan yang menghasilkan tiga balapan Formula E yang aman, sukses, dan menghibur, kembalinya Jakarta dan Seoul ke kalender Formula E untuk musim 9 pada 2022/23 adalah bukti pekerjaan yang dilakukan dengan baik," demikian bunyi keterangan FIA.
"Jakarta E-Prix yang pertama merupakan ajang motorsport di bawah FIA yang digelar pertama di Indonesia sejak 2006," lanjut pernyataan tadi.
"Musim balap internasional 2022 menghadirkan tantangan khusus bagi Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan Korea Automobile Racing Association (KARA) dalam menggelar Kejuaraan Dunia ABB FIA Formula E kali perdana. Sebuah ujian yang dilalui dengan sangat sukses," FIA memberikan kredit positif kepada dua organisasi otomotif negara, masing-masing Indonesia dan Korea Selatan pada Kamis (222/9/2022).
FIA juga mengapresiasi kesigapan para marshal di sirkuit Jakarta. Mereka telah menjalani sejumlah sesi latihan khusus untuk mempersiapkan akhir pekan balapan. Tujuannya memastikan kesiapan memenuhi tugas penting dan merespons segala insiden yang terjadi di lintasan.
Latihan secara teoritis dan praktik itu kemudian dilengkapi dengan simulasi pralomba, dengan dukungan dari pakar motorsport asal Italia, Dino Lodola. Ia adalah pengawas jalannya Formula E-Prix Roma.
Berita Terkait
-
Analisis Taktik Afrika Selatan vs Korea Selatan, Siapa Melaju ke 32 Besar?
-
Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?
-
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kim Jong Un Ketar-ketir Tahu Kapal Selam Nuklir Korea Selatan: Korut Harus Tambah Senjata!
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
70mai Gebrak Pasar Dashcam Indonesia Lewat Produk Berteknologi True 4K dan Koneksi 4G
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV