Suara.com - Michael Hendro, Kepala Wilayah Daihatsu Sales Operation Area Jawa Barat menyatakan bahwa pasar kendaraan niaga Daihatsu di Jawa Barat terus bertumbuh seiring pulihnya perekonomian di tengah pandemi COVID-19.
Dikutip dari kantor berita Antara, ia menilai bahwa kembali menggeliatnya sektor pariwisata, UMKM, logistik, hingga ekspedisi membuat penjualan kendaraan niaga atau commercial vehicle Daihatsu di Bumi Pasundan ikut naik.
Secara keseluruhan model, baik commercial maupun passenger car produksi PT Astra Daihatsu Motor, Daihatsu Sigra dan Daihatsu GranMax pickup menjadi penopang penjualan Daihatsu di wilayah Jawa Barat.
"Untuk saat ini kontribusi sekitar 30 persen ada di Sigra kemudian 15 persen untuk Gran Max pickup," papar Michael Hendro di Bandung, Sabtu (8/10/2022).
Lantas di posisi ketiga adalah Daihatsu Ayla dengan kontribusi penjualan 14 persen.
Sementara itu, market Daihatsu di Jawa Barat pada periode Januari hingga September 2022 mengalami pertumbuhan 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Saat ini, dalam sebulan Daihatsu Jawa Barat mampu memasarkan sekitar 5.500 unit kendaraan.
"Sehingga Jawa Barat ini menjadi salah satu daerah yang cukup berpotensi untuk terus berkembang," ungkap Michael Hendro.
"Kalau kita bicara marketnya sendiri, bila seperti tahun lalu itu kami masih menjual sebulan mungkin sekitar 70 sampai 80 unit. Akan tetapi tahun ini kami sudah bisa jual di atas 100 unit tiap bulannya, untuk minibus dan blind van," tandasnya.
Bila menyimak acara "Daihatsu Kumpul Sahabat Jabar 2022" (8-9/10/2022), juga terlihat bahwa populasi Daihatsu GranMax yang telah dimodifikasi para pelaku UMKM menjadi moko atau mobil toko mencapai 120 unit.
Ini pertanda bahwa commercial van buatan Daihatsu juge memiliki peran penting di Provinsi Jawa Barat.
Sementara market share penjualan Daihatsu di Jawa Barat mencapai 19,75 persen, atau berada di bawah posisi Toyota.
Tag
Berita Terkait
-
Penjualan Daihatsu Meroket di Semester Satu 2026 Produk Lokal Jadi Incaran Utama
-
Dominasi Daihatsu di Segmen Harga Bawah Rp 300 Juta Belum Terbendung Pesaing
-
Tantangan Efisiensi Logistik dan Cara Isuzu Pangkas Konsumsi BBM Truk Hingga Jutaan Rupiah
-
Solusi Pasutri Muda! 6 Mobil Bekas Irit yang Lincah di Gang Sempit dan Ramah Kantong
-
Mungil tapi Lapang: City Car Super Irit Ini Kini Mulai 60 Jutaan, Solusi Terbaik Pengganti Motor?
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line
-
DFSK E5 Plus Ramaikan Pasar SUV dengan Teknologi PHEV untuk Pasar Indonesia
-
Wapres Gibran Rakabuming Gunakan Motor Listrik saat Lakukan Kunjungan di Tanah Papua
-
Aturan Keamanan Baru China Berpotensi Dongkrak Harga Mobil Listrik Dunia
-
AHM Diduga Luncurkan Honda Vario 160 Anyar Besok
-
Ratusan Biker MAXi Yamaha Padati Karawaci Meriahkan MAXi Yamaha Day Jabodetabek
-
Apa Bedanya eMotor Tyranno vs Tyranno X? Ini Detail Perbandingan Spesifikasi dan Harganya
-
Harga Mirip Vario, Garansi Baterai Polytron Fox 350 vs United TX3000 vs eMotor Sprinto Mending Mana?
-
Chery Q Gebrak Pasar Mobil Listrik Kompak dengan 20 Fitur ADAS Hingga Kamera Kolong
-
TVS Kantongi Predikat Manufaktur Ramah Lingkungan