Suara.com - PT Toyota Astra-Motor (TAM) menilai Indonesia belum siap untuk menerapkan teknologi mobil otonom atau autonomous driving.
Disampaikan Direktur Pemasaran PT TAM, Anton Jimmi Suwandy, penerapan teknologi mobil otonom sangat tergantung pada kesiapan infrastruktur jalan.
"Ini (autonomous driving) masih butuh waktu, tergantung banyak hal mulai dari infrastruktur, kondisi jalan, dan juga masyarakatnya," ujar Anton Jimmi Suwandy ditemui di IIMS 2023 yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (18/2/2023).
Anton menambahkan, Toyota sendiri memang sudah menerapkan teknologi otonom pada beberapa model. Hanya saja memang belum full autonomous.
"Pada saat ini belum ada mobil kita yang full autonomous dan memang ini butuh waktu. Tetapi kalau yang semi autonomous atau some part autonomous, sudah ada," pungkas Anton.
Walaupun sudah menjadi tren teknologi berikutnya, Anton menilai mobil tetap membutuhkan pengemudi.
Akan ada kondisi-kondisi di mana pengemudi harus mengambil keputusan, tidak bisa hanya mengandalkan teknologi.
"Jadi kalau untuk full autonomous, sepertinya masih agak lama. Karena saya merasa mobil tetap membutuhkan driver yang mengendalikan," tutup Anton.
Baca Juga: Jokowi Jajal Sejumlah Produk Elektrifikasi di IIMS 2023
Berita Terkait
-
Jokowi Jajal Sejumlah Produk Elektrifikasi di IIMS 2023
-
Ariel NOAH Kolaborasi dengan UTOMOCORP dan Smoked Garage, Hadirkan Italjet Signature A.R.L Dragster di IIMS 2023
-
Tips Motoran Seru Ala Surya Insomnia: Jangan Langsung Geber Tunggangan Jarak Jauh
-
Bridgestone Indonesia Masih Lakukan Studi Terkait Ban Khusus Mobil Listrik
-
Pahami Dukung Pertumbuhan Aksesoris Mobil di IIMS 2023
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara
-
Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi
-
Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya
-
KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional
-
Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?