Suara.com - Pemerintah Indonesia menetapkan long weekend dan cuti bersama dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah di akhir pekan ini (29/6-2/7/2023). Bagi yang ingin bepergian menggunakan mobil pribadi, ada tips seputar ban agar perjalanan aman dan nyaman.
Dikutip kantor berita Antara dari rilis resmi Bridgestone, libur long weekend dan anak-anak sekolah bisa dimanfaatkan bermobil pribadi mengunjungi berbagai tempat wisata.
Hal yang pantang dilewatkan dalam persiapan menggunakan mobil pribadi untuk perjalanan ini adalah pengecekan ban sebelum berangkat menuju lokasi berlibur. Apalagi bila jaraknya jauh.
"Keselamatan menjadi faktor penentu kelancaran bagi pengemudi yang menggunakan mobil pribadi saat bepergian, khususnya yang akan menempuh perjalanan jarak jauh," jelas Fisa Rizqiano, Deputy Head of Original Equipment (OE) Sales, Bridgestone Indonesia.
"Kami mengajak seluruh pengguna mobil pribadi agar melakukan pengecekan ban mobil secara berkala supaya aman, karena kondisi ban yang prima juga mengurangi potensi masalah saat melakukan perjalanan jarak jauh," lanjutnya.
Ban adalah bagian dari mobil yang harus dicek ketika bepergian jarak jauh, selain mesin. Komponen ini sangat krusial, karena menjadi satu-satunya titik kontak antara mobil dengan permukaan jalan.
Bridgestone Indonesia membagi tips mengecek ban agar layak jalan untuk bepergian jarak jauh:
Cek keausan ban (worn)
- Ban secara alami akan aus saat semakin sering dikemudikan. Kondisi aus membuat traksi berkurang dibandingkan ban dengan tapak yang memadai. Dalam kondisi cuaca buruk, berkurangnya traksi bisa menjadi kendala tersendiri.
- Simak batas Tire Wear Indicator (TWI). Bila sudah terlihat menujukkan bahwa kedalaman tapak ban yang tersisa sama dengan atau lebih rendah dari 1,6 mm. Ini pertanda ban harus diganti.
Antisipasi jalan rusak
Baca Juga: Tips Pilih Ban Motor: Ingin Gaya atau Aman dan Fungsional, Simak Macamnya Berikut Ini
- Menabrak trotoar atau mengemudi di jalan dengan kondisi buruk seperti jalan berlubang atau non-aspal bisa menyebabkan ketidakselarasan roda. Hal ini juga berpotensi menyebabkan sistem kerja suspensi kendaraan berlebih sehingga berdampak pada keausan ban.
- Berkendara dalam kondisi cuaca buruk bisa menyebabkan ban lebih cepat aus karena harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan traksi.
- Beli ban yang dirancang secara khusus untuk bekerja dalam kondisi cuaca tertentu, sehingga bisa memberikan traksi dan kontrol ekstra, yang berarti keamanan menjadi lebih baik. Bridgestone menawarkan berbagai jenis ban yang dirancang agar mobil tetap aman selama cuaca atau kondisi jalan apa pun.
Gaya berkendara
- Gaya mengemudi yang agresif seperti menikung keras, akselerasi cepat, dan pengereman mendadak mampu meningkatkan tekanan terhadap ban secara luar biasa, dan menyebabkan ban cepat aus.
- Pengemudi dapat memperpanjang umur ban mereka secara signifikan dengan menghindari cara berkendara yang agresif.
Perawatan rutin
- Ikuti perawatan kendaraan dan ban dengan benar, dan langkah ini mampu memperpanjang umur ban.
- Hal yang bisa dilakukan sendiri adalah memeriksa tekanan udara, kedalaman tapak, dan kondisi fisik ban.
- Penting untuk memeriksakan kondisi ban secara teratur, seperti memeriksakan ada tidaknya kerusakan, menjaga tekanan udara sesuai rekomendasi pabrikan, dan menjaga agar ban tetap lurus.
- Tanpa perawatan yang tepat, masa pakai ban dapat berkurang hingga setengahnya atau bahkan lebih, dalam beberapa kasus ekstrem.
Berita Terkait
-
Daftar Tanggal Merah Juni 2026: Ada Long Weekend di Awal Bulan, Waktunya Healing!
-
Dari Sunset hingga Pertunjukan Musikal, Ini 5 Cara Seru Menghabiskan Libur Panjang di Jakarta
-
Long Weekend Bingung Menginap di Mana? Ini 3 Tipe Hotel yang Bisa Disesuaikan dengan Mood Liburanmu
-
Sisa Tanggal Merah Mei 2026: Masih Ada Long Weekend, Potensi 6 Hari Libur di Akhir Bulan
-
Long Weekend Belum Usai, Coba Sensasi Jadi Pembalap F1 Mulai Rp35 Ribu
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?