Calon Gubernur PFII Berasal dari Internal Pemerintah, Chatib Basri?

Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:19 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan calon bos lembaga anyar itu akan dipimpin dari internal pemerintah. Foto Rina-Suara.com
  • Pemerintah sudah menyiapkan calon Gubernur PFII dari internal.
  • Nama dan lokasi PFII masih dirahasiakan pemerintah.
  • Chatib Basri berpotensi masuk spekulasi karena duduk di DEN.

Suara.com - Pemerintah mulai membuka sedikit demi sedikit teka-teki mengenai sosok yang akan memimpin Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan calon bos lembaga anyar itu akan dipimpin dari internal pemerintah.

Pernyataan tersebut langsung memunculkan spekulasi mengenai siapa figur yang dinilai memiliki kapasitas untuk memimpin lembaga strategis tersebut. Nama Chatib Basri pun makin menguat.

“Calonnya sudah ada,” ujar Airlangga saat ditemui wartawan di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Ketika ditanya apakah calon Gubernur PFII berasal dari lingkungan pemerintah, Airlangga membenarkannya.

“Dari dalam pemerintah,” katanya.

Meski telah mengantongi nama calon, pemerintah belum memberikan kepastian mengenai identitas figur tersebut. Airlangga mengatakan pengumuman akan dilakukan setelah proses pembentukan lembaga dan struktur PFII rampung.

Pernyataan bahwa calon Gubernur PFII berasal dari internal pemerintah membuat nama Chatib Basri ikut menjadi sorotan. Mantan Menteri Keuangan tersebut saat ini merupakan Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Republik Indonesia.

Posisi Chatib di DEN membuatnya dapat dikategorikan sebagai bagian dari lingkungan pemerintah saat ini. Dengan latar belakang sebagai ekonom dan pengalaman panjang dalam kebijakan ekonomi serta keuangan, Chatib memiliki rekam jejak yang relevan dengan kebutuhan PFII.

Sebelumnya sumber Suara.com mengatakan bahwa Chatib Basri menjadi kandidat kuat yang akan dipilih oleh Presiden Prabowo Subianto untuk memimpin PFII.

Suara.com sendiri pernah mengkonfirmasi hal ini langsung kepada Chatib Basri melalui pesan singkatnya, namun hingga berita itu diturunkan belum ada jawaban dari Mas Dede panggilan akrab Chatib Basri.

Ekonom Muhammad Chatib Basri dan Luhut Binsar Pandjaitan mendatangi Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa, 9 Juni 2026. [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Di sisi lain, pemerintah juga masih memfinalisasi lokasi PFII. Jakarta dan Bali menjadi dua opsi yang tengah dipertimbangkan. Jakarta disebut menjadi salah satu pilihan untuk tahap awal, sedangkan Bali dipertimbangkan sebagai lokasi pengembangan pusat finansial internasional tersebut.

Misteri mengenai calon Gubernur PFII dan lokasi pusat finansial tersebut kemungkinan mulai terjawab dalam waktu dekat. Ketika ditanya apakah nama gubernur sekaligus lokasi PFII akan diumumkan pada 14 Agustus 2026, Airlangga tidak memberikan jawaban secara langsung.

Dia justru meminta publik mencermati pidato Presiden Prabowo Subianto.

“14 itu nanti dengarkan pidato Bapak Presiden,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa pemerintah tengah menyiapkan momentum khusus untuk mengumumkan perkembangan pembentukan PFII menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

PFII disiapkan sebagai pusat finansial internasional Indonesia yang diharapkan mampu meningkatkan daya saing industri keuangan nasional. Kehadiran lembaga ini juga diarahkan untuk menarik investasi serta memperbesar aktivitas jasa keuangan global di Indonesia.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com