Suara.com - Sejalan dengan kenaikan pasar otomotif nasional, Daihatsu di Indonesia turut membukukan penjualan retail yang positif dengan mencatatkan perolehan di atas 134 ribu unit. Atau naik sekitar 8,6 persen bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Yaitu sekira 123 ribu unit.
Dikutip dari rilis resmi PT Astra Daihatsu Motor sebagaimana diterima Suara.com, dari pencapaian angka ini kontribusi penjualan ritel Daihatsu terhadap market share retail otomotif nasional mencapai 20,2 persen.
Sementara untuk penjualan retail pasar otomotif di Indonesia sendiri sampai periode Agustus 2023, berdasar data GAIKINDO mencapai sekitar 665 ribu unit, atau naik 4,4 persen dibandingkan periode yang sama 2022, yaitu mencapai 636 ribu unit.
"Kami bersyukur, hingga Agustus 2023 ini penjualan ritel Daihatsu tetap meraih pencapaian positif dengan volume yang menembus lebih dari 134 ribu unit, atau naik 8,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu," jelas Tri Mulyono, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation.
"Semoga pasar otomotif tahun ini dapat terus meningkat dan Daihatsu dapat berkontribusi positif bagi pasar otomotif di Indonesia," tandasnya.
Secara volume dan kontribusi model, penjualan ritel Daihatsu selama delapan bulan pada 2023 tetap didominasi oleh top three model. Yaitu Daihatsu Sigra mencapai 43.126 unit, atau berkontribusi sekitar 32,1 persen, disusul Daihatsu Gran Max PU (Pick Up) 29.087 unit (21,7persen), serta Daihatsu Terios 17.966 unit (13,4 persen).
Berita Terkait
-
Ekspor Mobil Buatan Indonesia Tancap Gas, Naik 31,4 Persen
-
Diam-diam Pasar Mobil PHEV Meledak di 2026, Naik Nyaris 400 Persen
-
Penjualan Daihatsu Meroket di Semester Satu 2026 Produk Lokal Jadi Incaran Utama
-
Rupiah Ambruk, Industri Otomotif Tak Akan Gegabah Naikkan Harga Mobil
-
GAIKINDO Tantang Merek Baru Berinvestasi Bukan Sekadar Cari Cuan di Indonesia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?