Suara.com - Motor matic seperti Yamaha Aerox dan Honda Vario terkadang bisa saja dihinggapi masalah speedometer yang berembun.
Tak cuma dua motor tersebut, sebetulnya banyak kasus serupa terjadi, baik pada motor dengan speedometer full digital berbasis LCD atau bahkan speedometer yang masih analog.
Berikut adalah beberapa penyebab umum dan cara mengatasi speedometer yang sering berembun pada kedua motor tersebut:
1. Mika Penutup Speedometer Bermasalah
Penyebab utama speedometer berembun adalah adanya masalah pada mika penutup speedometer. Celah atau retakan pada penutup dapat memungkinkan air masuk ke dalam panel speedometer digital.
Ketika motor dikendarai dan mesin menghasilkan panas, air yang masuk akan tertahan di dalam mika, menyebabkan embun pada speedometer.
Solusi: Periksa kondisi mika penutup speedometer. Jika terdapat retakan atau celah, segera ganti dengan yang baru untuk mencegah air masuk dan mengatasi masalah embun.
2. Pemeriksaan Sistem Penutupan
Pastikan semua bagian sistem penutupan speedometer dalam kondisi baik. Periksa apakah ada bagian yang longgar atau tidak terpasang dengan baik yang dapat menjadi jalan masuk air ke dalam panel.
Baca Juga: Harga Motor Bekas Yamaha Aerox 155, Motor Matic Paling Diminati Kawula Muda
Solusi: Pastikan semua bagian penutup speedometer terpasang dengan rapat. Periksa keberadaan retakan atau kebocoran yang mungkin menjadi penyebab embun.
3. Penggunaan Penutup Tambahan
Memasang penutup tambahan pada speedometer dapat membantu melindungi dari paparan langsung air hujan. Penutup tambahan ini bisa berupa aksesoris khusus atau pelindung sederhana.
Solusi: Gunakan penutup tambahan yang tersedia di pasaran atau sesuaikan dengan model motor Anda untuk melindungi speedometer dari kondisi cuaca eksternal.
Dengan memahami penyebab umum dan solusi di atas, Anda dapat mengatasi masalah speedometer yang sering berembun pada Yamaha Aerox dan Honda Vario.
Selalu periksa secara berkala kondisi mika penutup dan sistem penutupan lainnya untuk menjaga performa speedometer tetap optimal.
Berita Terkait
-
Viral Wali Kota Semarang Bagi-bagi Motor Merah Seharga Rp 26 Juta ke Lurah
-
5 Tips Mengendarai Motor Matic di Turunan: Hindari Rem Blong dengan Langkah-Langkah Berikut
-
Diborong Wali Kota Semarang, Ini Spesifikasi dan Harga Honda Vario 160 yang Viral
-
Viral Vario Merah untuk Ratusan Lurah Semarang, Wali Kota: Harga Total Rp 4,7 Miliar
-
Nekat Bawa Motor Matic Terabas Banjir, Siapkan Duit Jutaan untuk Servis
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Lupakan Mobil Baru, 7 Hatchback Bekas Rp100 Jutaan Ini Masih Keren dan 'Fun to Drive'!
-
Chery Tiggo Cross CSH Tiba-Tiba Terbakar di Tol, CSI Beri Penjelasan...
-
Harga Motor Tembus Setengah Miliar, Sultan Semarang Borong Dua Unit Yamaha TMAX Sekaligus
-
Murah nan Awet: Harga Mobil Rush Bekas Dibawah 100 Juta Dapat Tahun Berapa Saja?
-
Harga Mobil Listrik Toyota Anjlok, Kini Cuma Rp200 Jutaan
-
Fakta Unik Biodiesel B50: Target Kurangi Impor Solar hingga Manfaat Minyak Sawit
-
Aturan Baru Pembelian Pertalite Dibatasi 50 Liter per Hari untuk Mobil Pribadi Mulai April 2026
-
Batal Naik April 2026, Ini Bahayanya Menimbun BBM Terlalu Lama di Rumah
-
Apa Itu Biodiesel B50? Wajib Beredar 1 Juli 2026, Ini Bedanya dengan Solar Biasa
-
4 Mobil Bekas Dibawah Rp100 Juta Tahun 2020: Mesin Masih Segar, Pajak Ringan dan Irit Bensin