Suara.com - Motor listrik Honda EM1 e: telah resmi mendapatkan subsidi dari pemerintah sebesar Rp 7 juta. Informasi ini dipastikan setelah motor yang diperkenalkan di GIIAS 2023 tersebut muncul di situs Sistem Informasi Bantuan Pembelian Kendaraan Bermotor Listrik Roda Dua atau Sisapira.
Seperti disaksikan Suara.com di Sisapira.id, Rabu (20/12/2023), setelah memperoleh subsidi motor listrik dari pemerintah, harga Honda EM1 e: dibanderol Rp 33 juta.
Dengan demikian, harga Honda EM1 e: sejatinya di kisaran Rp 40 juta. Meski demikian penting dicatat, Astra Honda Motor selaku pabrikan dan distributor motor Honda di Indonesia belum secara resmi mengumumkan harga produk elektrifikasinya tersebut.
Diduga pengumuman resmi harga Honda EM1 e: akan diumumkan AHM pada Kamis besok (21/12/2023).
Penuhi syarat TKDN
Sebelumnya diwartakan pada pekan ini Honda EM1e: sudah memenuhi persyaratan untuk menerima keringanan berupa subsidi senilai Rp 7 juta dari pemerintah setelah memenuhi syarat TKDN atau Tingkat Kandungan Dalam Negeri.
Mengutip laman P3DN (Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri) Kementerian Perindustrian, TKDN Honda EM1 e: sudah melebihi 40 persen. Dengan kata lain sudah memenuhi syarat untuk menikmati subsidi Rp 7 juta dari pemerintah.
Dalam dokumen tersebut, terdapat dua varian yakni Honda EM1 e: Plus dengan TKDN 40,53 persen dan EM1 e: mencapai 40,56 persen.
Spesifikasi Honda EM1 e:
Baca Juga: Spesifikasi, Review, dan Harga Motor Listrik Honda EM1 e
Motor listrik Honda EM1 e: memiliki tenaga maksimal 1,7 kW yang ditopang baterai MPP e:.
Untuk melakukan pengisian baterai, konsumen dapat melakukan pengisian daya dengan Honda Power Pack Charger e:, dengan waktu pengisian daya 2,7 jam) untuk 25%-75% dan 6 jam untuk 0%-100%.
Sebagai sarana pendukung mobilisasi area perkotaan, Honda EM1 e: mampu mencapai kecepatan maksimal 45 kpj dengan jarak maksimal 41,1 km. Honda EM1 e: ditawarkan dengan tiga pilihan warna yaitu Innovative White, Intelligent Matte Black dan Smart Red.
Di situs resmi AHM, harga Honda EM1 e: masih dibanderol di angka Rp 40 juta sampai Rp 45 juta.
Berita Terkait
-
Pabrik Motor Listrik Honda Akan Dibangun di Asia Tenggara, Indonesia Kandidat Kuat
-
Pencairan Subsidi Motor Listrik Dilakukan Bertahap
-
Subsidi Motor Listrik Akan Ditambah Jadi Rp 10 Juta, Asosiasi: Kami Sangat Berharap
-
Sudah Diguyur Subsidi, Penjualan Motor Listrik Seret Karena Diler Minim
-
Adu Spesifikasi Motor Listrik Honda EM1 e vs Alva Cervo, Menang Mana?
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Inovasi di TPA Supit Urang: Saat Sampah Plastik Malang Disulap Jadi Solar Pembakar Mesin
-
Mengenal 6 Jenis Tekstur Sunscreen dan Fungsinya, Ini Panduan agar Tak Salah Pilih
-
Raksasa Elektronik Jepang Ekspansi ke Sektor Kesehatan
-
Duka di Tambakberas: Gus Rokib Sang Penjaga Api Perjuangan KH Wahab Hasbullah Berpulang
-
Roberto Mancini Umbar Janji Manis, Targetkan Dua Trofi Juara untuk Italia
-
Fasilitas Gas Alam AS Diduga Diserang Drone Iran, Donald Trump: Saatnya Pembalasan!
-
5 Pilihan Warna Lipstik yang Tidak Bikin Pucat untuk Kulit Kuning Langsat
-
Investor Asing Soroti Pengunduran Diri Perry Warjiyo, Pengganti Gubernur BI Harus Berpengalaman
-
Awet 16 Jam! Ini Cara Pakai Maybelline Superstay Matte Ink biar Flawless
-
The Fed Tahan Suku Bunga, Investor Mendadak Malah Panik dan Bingung!