Suara.com - Menyebut nama Astra di Tanah Air, ingatan selalu lekat dengan sederet produk otomotif. Tidak heran, karena perusahaan ini mengandalkan kendaraan roda empat serta roda dua sebagai salah ujung tombak bisnisnya.
PT Astra International Tbk adalah sebuah perusahaan nasional yang memiliki 274 anak usaha, di antaranya sektor otomotif, layanan keuangan, serta asuransi.
Dikutip dari situs resmi Astra.co.id, jaringan bisnis otomotif Astra telah dikenal dan dipercaya sebagai sahabat dan mitra yang andal untuk kebutuhan transportasi bagi keluarga, korporasi, serta masyarakat umum di seluruh Indonesia.
Ragam pilihan dan model terbaru kendaraan bermotor sesuai kebutuhan konsumen tersedia di bawah naungan Astra, karena perusahaan ini memproduksi, merakit, menyalurkan, dan memiliki jaringan dealer brand Toyota, Daihatsu, Isuzu, Peugeot, UD Trucks, dan sepeda motor Honda. Astra juga memproduksi serta retailer BMW dan Lexus.
Diuraikan secara singkat, PT Toyota-Astra Motor (TAM) adalah perusahaan ventura bersama dengan kepemilikan masing masing 50 persen antara Astra dan Toyota Motor Corporation (TMC).
Sedangkan PT Astra Daihatsu Motor (ADM), adalah entitas asosiasi dengan kepemilikan perseroan, meliputi Daihatsu Motor Co., Ltd. seta Toyota Tsusho Corporation.
Perusahaan perseroang ini berperan sebagai Agen Pemegang Merek (APM) Daihatsu di Indonesia sekaligus basis produksi utama untuk grup otomotif Daihatsu dan Toyota di luar Jepang.
Daihatsu Sales Operation (DSO) memiliki task mendukung ADM sebagai distributor tunggal yang menyediakan layanan penjualan dan purnajual untuk seluruh produk Daihatsu yang dipasarkan di Indonesia.
Beranjak ke PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), inilah perusahaan ventura bersama antara PT Astra International Tbk dan Isuzu Motors Limited, dan menjadi APM Isuzu serta produsen kendaraan, komponen, aksesoris, dan suku cadang merek Isuzu di Indonesia.
Baca Juga: Sesap Teh Bunga Telang, Bicarakan Emisi Kendaraan
Distribusi kendaraan Isuzu kategori commercial vehicle (CV) ditangani IAMI, sedangkan distribusi kendaraan Isuzu kategori light commercial vehicle (LCV) didukung PT Astra International Tbk - Isuzu Sales Operation (ISO) salah satu divisi operasional Astra.
Kemudian UD Astra Motor Indonesia adalah kolaborasi antara Grup Astra dengan Volvo Group, sebagai Agen Tunggal Pemegang Merk UD Trucks dan bekerja sama dengan UD Trucks Sales Operation (UDSO) atau juga dikenal sebagai Astra UD Trucks dan United Tractors dalam pendistribusian produk UD Trucks di Indonesia.
Selanjutnya, BMW Astra berada di bawah pengelolaan BMW Sales Operation (BSO), menjadi salah satu dealer BMW yang memberikan dukungan kepada PT BMW Indonesia, sebagai distributor tunggal, untuk kegiatan pemasaran dan penjualan mobil serta layanan purnajual di Indonesia.
Kemudian, di sektor roda dua, Astra memiliki bisnis sepeda motor Honda.
PT Astra Honda Motor (AHM) didirikan Astra dan Honda Motor Co. sebagai perusahaan yang berperan untuk mengelola kegiatan produksi dan pemasaran sepeda motor Honda di Indonesia. Juga menjadi pemain global untuk beberapa negara tujuan ekspor.
Astra juga memiliki Honda Sales Operation (HSO), yang berperan sebagai salah satu main dealer AHM untuk penjualan sepeda motor dan suku cadang, serta layanan purnajual motor Honda.
Selanjutnya, di sektor komponen terdapat PT Astra Otoparts (AOP) sebagai anak perusahaan Astra yang melengkapi rantai nilai bisnis otomotif sebagai produsen dan distributor rangkaian produk komponen untuk konsumen pabrikan dan retail di Indonesia dan mancanegara melalui jaringan 56 unit bisnis, anak perusahaan dan entitas asosiasi serta perusahaan ventura bersama.
Seluruh saham AOP tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan nilai kapitalisasi pasar sebesar Rp 6 triliun pada akhir 2019.
Astra Otoparts berkomitmen mengimplementasikan Industry 4.0, tercermin dari hadirnya unit bisnis Winteq (Workshop for Industrial Equipment) sebagai pionir dalam implementasi smart factory dan ditunjuknya PT Akebono Brake Astra Indonesia sebagai kandidat lighthouse factory untuk implementasi Industry 4.0 di Indonesia.
Berita Terkait
-
TVS Kantongi Predikat Manufaktur Ramah Lingkungan
-
Jumlah Motor Sebrangi Bakauheni Meroket, Naik 85 Persen di H+2 Lebaran
-
5 Motor Kuat dan Nyaman untuk Boncengan Mudik Lebaran, Perjalanan Jauh Tetap Aman!
-
Agrinas Tawarkan Pengadaan Pikap Kopdes Merah Putih, Toyota: Harga Tidak Ketemu
-
Bawa Pulang Mobil Mudik Plus Peluang Umrah Gratis? Adira Expo Berkah Ramadan Yogyakarta Solusinya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
70mai Gebrak Pasar Dashcam Indonesia Lewat Produk Berteknologi True 4K dan Koneksi 4G
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV