Suara.com - ABB FIA Formula E World Championship atau balap jet darat tenaga listrik untuk musim 2024 telah bergulir perdana di Mexico City, dan akhir pekan ini (26-27/1/2024) digelar di Diriyah, Arab Saudi.
Dikutip dari rilis resmi Hankook Tire sebagaimana diterima Suara.com, musim ini dimulai dengan keseruan penonton tembus 40.000 orang di Autodromo Hermanos Rodriguez, Mexico City.
Pascal Wehrlein, driver usia 29 tahun dari Jerman mengandalkan performa Hankook iON Race Tire untuk meraih kemenangan kelimanya di ABB FIA Formula E World Championship.
Sedang posisi kedua diraih Sébastien Buemi (Envision Racing), sedangkan Nick Cassidy (Jaguar TCS Racing) menempati posisi ketiga.
Sedangkan Oliver Rowland (GB/Nissan Formula E Team) adalah pembalap yang memiliki kemajuan paling banyak di Meksiko, berkat daya cengkeram tinggi dari Hankook iON Race.
Pembalap asal Inggris ini meraih kenaikan delapan posisi saat kembali ke Formula E. Diikuti Nyck de Vries (NL/Mahindra Racing) dan Jake Dennis (GB/Andretti Formula E) yang masing-masing meraih enam dan lima posisi.
Kemenangan kelima Pascal Wehrlein di E-Prix membuatnya menjadi driver Formula E Jerman dengan kemenangan terbanyak.
Ia telah mencetak poin lebih banyak daripada rekan senegaranya, sebanyak 399 poin, termasuk melampaui Daniel Abt, yang mengumpulkan total 390 poin selama kariernya.
Jean-Eric Vergne (F/DS Penske) meraih delapan poin setelah menempati posisi keenam di Meksiko. Hal ini membuatnya menjadi pembalap kedua, setelah Lucas di Grassi (BRA/Abt Cupra Formula E Team), yang berhasil meraih lebih dari 1.000 poin sepanjang karirnya di Formula E.
Baca Juga: Formula E Saudi Pentas Malam, Hankook Tire Bersiap
Lantas di gelaran Hankook Mexico City E-Prix lalu, Nick Cassidy juga berhasil naik ke podium untuk ke-13 kalinya selama karirnya di Formula E dan berhasil menduduki posisi sepuluh besar untuk ke-26 kalinya.
Driver asal Selandia Baru ini adalah salah satu dari tiga pembalap aktif Formula E yang berhasil meraih setidaknya setengah dari sepuluh besar finish di podium.
Hanya Lucas di Grassi (40 podium dari 77 hasil sepuluh besar) dan Jake Dennis (17 podium dari 32 hasil sepuluh besar) yang telah mencapai prestasi ini.
Berita Terkait
-
Gema "Cielito Lindo" di Mexico City! Ribuan Fans Padati Estadio Azteca, Jelang Meksiko vs Ekuador
-
Berjalan Menembus Waktu di Pusat Bersejarah Guadalajara
-
Menyusuri Jejak Nusantara di Tengah Kota Meksiko
-
Menelusuri Jejak Rasa Indonesia di Kota Meksiko
-
Mexico City Semarakkan Piala Dunia 2026 Lewat Parade Budaya Raksasa
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda