Suara.com - Masa idle bagi motor, seperti kita pada saat libur panjang, dapat menyebabkan masalah ketika kita akhirnya memutuskan untuk memberikannya 'tugas' lagi. Motor yang dibiarkan terlalu lama tanpa kegiatan bisa menjadi rewel saat dihidupkan kembali. Namun, jangan khawatir, karena ada beberapa tips yang dapat membantu mencegah motor mogok setelah ditinggalkan dalam waktu yang lama, dikutip dari situs resmi Suzuki.
Penyebab Umum Motor Mogok Setelah Lama Tidak Dipakai
Sebelum merinci tips pencegahan, mari kita lihat penyebab umum motor mogok setelah masa idle. Masalah bahan bakar, sistem penyalaan yang melemah, dan aki yang kehilangan daya adalah beberapa boomerang yang mungkin menghantui motor Anda. Endapan pada sistem bahan bakar, busi yang terkotor, dan aki yang melemah dapat menjadi musuh bagi performa motor setelah masa idle.
Langkah-langkah Pencegahan dan Perawatan
1. Kendarai Motor Secara Teratur
Mengendari motor secara teratur adalah mantra utama dalam mencegah motor mogok setelah lama tidak digunakan. Kegiatan berkala ini membantu mencegah pembentukan endapan pada sistem bahan bakar. Sebuah perjalanan singkat dalam seminggu dapat membuat perbedaan besar saat hendak menghidupkan kembali motor yang sudah lama tidak bergerak.
2. Perawatan Berkala pada Busi
Busi yang sehat berperan penting dalam kesehatan sistem penyalaan. Membersihkan dan memeriksa busi secara teratur akan memastikan pembakaran yang optimal. Busi yang baik membantu motor tetap menyala dengan percikan yang kuat.
3. Melindungi Aki
Baca Juga: Kesan Seru Komunitas Coba Honda EM1 e:
Aki yang melemah adalah penyebab umum motor mogok. Melepas aki jika motor tidak digunakan untuk waktu yang lama dan menggunakan pengaman aki atau pengisi daya otomatis adalah langkah bijak untuk menjaga kesehatan aki. Hindari menyusutnya daya selama masa idle.
4. Penyimpanan yang Tepat
Tempat penyimpanan motor juga memiliki dampak besar. Hindari cuaca ekstrem dan pastikan motor disimpan di tempat yang kering. Gunakan penutup pelindung untuk melindungi motor dari debu dan kotoran yang bisa merusak komponen luar.
Dengan mengikuti tips-tips di atas, pemilik motor dapat merawat kendaraannya dengan baik bahkan saat sedang tidak aktif. Jadi, saat Anda memutuskan untuk menghidupkannya kembali, motor Anda akan berterima kasih dengan kinerja yang prima, dan Anda dapat melanjutkan perjalanan tanpa kendala. Membuat motor senang adalah salah satu cara memastikan pengalaman berkendara yang memuaskan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Layanan Purna Jual Topang Bisnis Auto2000 di Tengah Lesunya Penjualan Mobil Baru
-
140 Tahun Mercedes-Benz: Dari Mobil Pertama Dunia Sampai Jejak Awal di Indonesia
-
Auto2000 Kantongi Ribuan Unit Pemesanan Veloz Hybrid Meski Belum Ada Harga Resmi
-
5 Tanda Kampas Kopling Mobil Habis, Jangan Paksa Jalan Tanjakan
-
Sinyal Kehadiran Denza B5 di Indonesia Semakin Dekat, Debut di IIMS 2026 ?
-
Berapa Harga Isuzu Panther Bekas? Berikut 9 Pilihannya Mulai Rp 70 Juta
-
Penyakit Khas Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Wajib Dicek Sebelum Beli
-
All-Out di Negeri Seberang, BYD Siapkan Mobil Khusus untuk Pasar India
-
Sudah Tahu Harga BBM Turun per 4 Februari 2026? Ini Daftar Lengkap Tarif Pertamina hingga Shell Baru