Suara.com - Nicolo Bulega (Aruba.it Racing – Ducati) terus tampil memukau lewat penampilan menjelang World Superbike atau WorldSBK 2024 di Sirkuit Barcelona-Catalunya. Ia berada di depan Alvaro Bautista sepanjang pekan menuju Race 1, Superpole, dan Race 2 (23-24/3/2024).
Dikutip dari rilis resmi WorldSBK Press Office sebagaimana diterima Suara.com, penampilan Nicolo Bulega di depan Alvaro Bautista sebagai pembalap tuan rumah sangatlah sensasional.
Dalam kondisi yang hampir sempurna di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Nicolo Bulega dan Alvaro Bautista, memimpin di WorldSBK.
Ini adalah sensasi Nicolo Bulega yang mengatur kecepatan pada hari kedua atas Alvaro Bautista. Keduanya terpaut dua persepuluh detik.
Ducati telah memenangkan tujuh balapan berturut-turut di Catalunya dan bertujuan untuk melanjutkan performa seru ini dalam balapan 20 lap pada Minggu (24/3/2024).
"Ini adalah hari pertama yang baik karena perasaan saya terhadap motor bagus. Saya mencoba kedua ban SCX dan saya masih belum begitu yakin dengan keputusan balapan,” papar Nicolo Bulega yang berdarah Italia.
“Kami harus memeriksa beberapa data dan mencoba memahami mana yang bisa bekerja lebih baik. untuk balapan. Kecepatan balapan saya juga cepat di sore hari tetapi kami perlu mencoba dan meningkatkan diri karena rival kami akan mencoba sesuatu untuk mengejar saya,” tandasnya.
Seperti Nicolo Bulega, Alvaro Bautista juga melakukan pengetesan pakai ban SCX.
“Di pagi hari motornya terasa serupa dengan waktu-waktu lain yang saya kendarai musim ini. Saya mencoba memberikan masukan terbaik saya kepada para insinyur dan menjelaskan apa yang saya rasakan pada motornya. Motor terasa jauh lebih baik di sore hari saat saya mencoba SCX, dan saya tidak merasakan perbedaan yang terlalu besar dalam level performa,” kata Alvaro Bautista.
Baca Juga: Pembalap Asal Indonesia Siap Menggebrak WorldSBK 2024 di Spanyol!
“Saya berbahagia untuk Nicolo, karena menunjukkan bahwa motornya bekerja dengan bagus,” ungkapnya tentang rekan setimnya.
Sementara itu, Toprak Razgatlioglu (ROKiT BMW Motorrad WorldSBK Team) mencatat waktu tercepat di Free Practice pertama atau FP1 dan tercepat ketiga dalam waktu gabungan, tepat di depan rekan setimnya, Michael van der Mark.
"Ducati sangat kuat dan di trek ini selalu sangat perkasa. Saya mencoba yang terbaik hari ini tetapi masih berkutat dengan cengkeraman. Ban belakang membaik, saya harap kami sukses bertarung lawan Ducati,” komentar Toprak Razgatlioglu.
Tidak kalah menarik adalah melongok persiapan tim Pata Prometeon Yamaha. Mereka membagi teknisi untuk kedua rider, Jonathan Rea dan Andrea Locatelli yang menggunakan kombinasi ban berbeda.
Sementara itu kedua rider juga fokus kepada simulasi balapan.
Selama latihan, tim fokus pada penelitian konsumsi ban di sore hari. Dengan tersedianya opsi pengembangan baru dari Pirelli, tujuan pengendara dan insinyur adalah memahami solusi terbaik yang tersedia bagi para pembalap. Keduanya menyelesaikan simulasi balapan dan menduduki posisi kelima dan keenam.
Berita Terkait
-
72 Orang Tewas Terobos Perbatasan Maroko - Ceuta Spanyol, 1.000 Korban Luka
-
Krisis Imigran Maroko ke Spanyol Disorot, Dugaan Ada Campur Tangan Israel
-
Imigran Ceuta Ungkap Polisi Maroko Membuka Jalur Perbatasan Spanyol Secara Sengaja
-
Dikira Enak Hidup di Spanyol, Migran Maroko Pilih Balik Kanan karena Kelaparan di Enklave Ceuta
-
57 Orang Tewas Terobos Eksklave Spanyol di Ceuta dari Maroko
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan