Suara.com - Pabrik BYD di Thailand telah mulai beroperasi pada Maret ini, setelah mulai dibangun setahun lalu. Pabrik mobil listrik itu akan memiliki kapasitas produksi 150.000 mobil per tahun.
Ini merupakan pabrik pabrik BYD pertama di Asia Tenggara. Kabarnya raksasa mobil listrik asal China itu juga akan mulai membangun pabriknya di Indonesia pada tahun ini.
Dalam sebuah foto yang disebar Carnewschina pekan lalu, tampak sejumlah pekerja sedang merakit sebuah BYD Atto 3 di pabrik yang mulai dibangun pada 10 Maret 2023 silam tersebut.
BYD Atto 3 yang masih di line produksi itu tampak berwarna putih dan memiliki setir kanan, berbeda dengan yang diproduksi di Tiongkok dengan setir kiri.
Rencananya pabrik BYD di Thailand akan mulai beroperasi secara komersial pada April mendatang. Atto 3 akan menjadi produk andalan BYD di Thailand dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Pada 2023 kemarin, BYD sudah menjual lebih dari 30.000 mobil di Thailand. Sama seperti di Indonesia, di Thailand BYD sudah menjual tiga model mobilnya yakni Seal, Atto 3 dan Dolphin.
Adapun pabrik BYD di Thailand, yang memiliki luas 960.000 meter persegi, akan menjadi basis produksi untuk pasar Asia Pasifik. Belum diketahui apakah pabrik ini juga akan menjadi sumber mobil-mobil BYD yang dijual di Indonesia.
BYD sebelumnya juga berjanji akan mendirikan pabrik mobil listriknya di Indonesia. Kabarnya, seperti yang diklaim beberapa sumber dari pemerintah, peletakan batu perdana pabrik BYD itu akan dilakukan pada Juli.
Sementara pada April nanti BYD kabarnya akan mengumumkan secara resmi pendirian pabriknya di Tanah Air. Pabrik itu, demikian klaim Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pada pekan ini, akan mulai beroperasi pada awal 2026.
Baca Juga: Dahlan Iskan Bocorkan Lokasi Pabrik BYD di Indonesia, Luasnya 109 Hektare
Pihak BYD Motor Indonesia hingga saat ini belum menanggapi klaim Luhut tersebut, meski dalam beberapa kesempatan berjanji akan membangun pabrik di Tanah Air.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Lagi! Guru Ngaji di Sukabumi Diduga Pelaku Pencabulan, Modusnya Bikin Geleng-geleng
-
Update Harga HP Samsung Terbaru Agustus 2026: Seri Galaxy A, S, hingga Z
-
Keajaiban Membaca dalam When You Love a Book Karya Kaz Windness
-
Daftar Kapal Penyelamat Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II
-
Bernafsu Kalahkan Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Berencana Pakai Jimat di Pakansari
-
Penjelasan Mengapa Larangan Kuota Hangus Bisa Bikin Harga Internet Makin Mahal
-
Ratusan Korban KMP Mutiara Santosa II Dievakuasi ke Tanjung Perak, Proses Identifikasi Berlangsung
-
Apa itu Pelembap dan Fungsinya? Ini 6 Manfaat Moisturizer
-
Kebakaran Hutan Hanguskan 4 Hektare Hutan Jati di Jalur Arak-Arak Situbondo
-
4 Body Lotion Ringan dan Menyejukkan, Penyelamat Saat Cuaca Terik!