Suara.com - Toyota mengintegrasikan sistem yang dikembangkan bersama dengan Huawei dan Momenta ke dalam kendaraan globalnya. Sistem ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan meningkatkan otomatisasi.
Dilansir dari Arena EV, Huawei akan menyediakan tulang punggung perangkat keras, dan Momenta akan menyumbangkan perangkat lunak. Toyota akan tetap memegang kendali atas pengalaman pengguna, membuat penyesuaian akhir dan mengendalikan integrasi.
Kemitraan ini bertujuan untuk meningkatkan teknologi bantuan pengemudi dan pada akhirnya memajukan jajaran produk Toyota menuju tingkat kecanggihan sistem Smart driving yang lebih tinggi.
Pengumuman resmi diharapkan akan dilakukan pada Beijing Auto Show mendatang, sebuah acara industri besar yang kembali hadir setelah absen selama empat tahun karena pandemi.
Toyota sebelumnya telah berkolaborasi dengan Huawei pada kokpit pintar dan sistem kendaraan yang terhubung. Produsen mobil Jepang ini juga mendukung pendanaan Seri C Momenta, yang menjelaskan mengapa perusahaan tersebut tertarik untuk memanfaatkan teknologinya.
Toyota menganggap penting untuk memperluas kehadirannya di pasar Cina. Saat ini, perusahaan menawarkan mobil listrik bZ3 dan bZ4X di wilayah tersebut, tetapi tidak ada model yang berkinerja baik.
Adopsi sistem mengemudi cerdas yang canggih memiliki potensi untuk mengubah citra Toyota sebagai produsen mobil berteknologi maju, yang penting untuk meningkatkan daya saing di pasar kendaraan listrik yang berkembang pesat.
Berita Terkait
-
Perang Teknologi di Arena Mobil Listrik: Huawei vs Xiaomi
-
Rangkul Huawei, Toyota Siap Bangun Masa Depan Mobilitas Cerdas dengan Teknologi Keselamatan Canggih
-
Berani Diadu dengan Rolls-Royce Sandra Dewi, Mobil China Ini Miliki Kabin Mewah
-
Mobil China Makin Diminati di Rusia, Bagaimana Indonesia?
-
GAC Aion Akan Gunakan Baterai Solid-State Mulai 2026, Tempuh Jarak di atas 1000 Km
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?
-
Honda Vario Evo 160 Meluncur Tanpa Fitur RoadSync Ternyata Ini Alasan AHM
-
Baru Sebulan Meluncur Pemesanan Chery Q Langsung Tembus 3000 Unit
-
Akankah Mitsubishi Lancer Evo Kembali Mengaspal? Ini Kata sang Bos Baru
-
70mai Gebrak Pasar Dashcam Indonesia Lewat Produk Berteknologi True 4K dan Koneksi 4G
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank