Suara.com - Pernahkah kalian merasakan sensasi mengerikan saat pedal rem mobil terasa kosong dan tak mau merespon atau biasa disebut blong? Bayangkan, di tengah situasi panik dan kendaraan melaju kencang, rem mobil malah tak berfungsi.
Tentunya hal ini cukup mengerikan, bukan? Bisa-bisa nyawa pengendara tak tertolong gegara masalah ini.
Sistem rem mobil bagaikan pahlawan tanpa tanda jasa yang menjaga keselamatan pengendara di jalanan. Rem yang tidak pakem bisa menjadi bom waktu yang siap meledak kapan saja, menjerumuskan pengendara ke jurang kecelakaan fatal.
Lalu, apa saja sih yang bisa menjadi musuh utama rem mobil Anda? Yuk, simak ulasan dari Auto 2000.
1. Kampas Rem Aus atau Terkontaminasi Debu
Kampas rem, bagaikan bantalan rem, adalah komponen vital yang bergesekan dengan cakram rem untuk memperlambat laju kendaraan. Seiring waktu, kampas rem akan menipis dan aus.
Lebih parah lagi, debu dan kotoran yang menumpuk di kampas rem dapat mengganggu performanya, bagaikan pasir halus yang membuat rem selip.
2. Cairan Rem yang Menipis atau Terkontaminasi
Cairan rem berperan penting dalam meneruskan tekanan dari pedal rem ke rem mobil. Kekurangan cairan rem atau terkontaminasi kotoran dapat membuat tekanan tersebut tak tersalurkan dengan baik, bagaikan selang air yang tersumbat.
Baca Juga: Airbag Mengembang Acak? Hati-hati, Ini Penyebab dan Pencegahannya!
3. Cakram Rem Bermasalah
Cakram rem, bagaikan piringan besi yang diadu dengan kampas rem, juga bisa mengalami kerusakan. Permukaan cakram rem yang aus, bergelombang, atau retak dapat mengganggu kinerja rem.
4. Gangguan pada Sistem Hidrolik
Sistem hidrolik bagaikan pipa-pipa yang mengalirkan cairan rem. Kebocoran atau terjebaknya udara dalam sistem ini dapat membuat tekanan rem tak terdistribusi dengan merata, bagaikan pipa bocor yang membuat air tak mengalir sempurna.
5. Kampas Rem Terlalu Panas
Pengereman mendadak atau berlebihan dapat membuat kampas rem panas bagaikan bara api. Hal ini dapat membuat kampas rem kehilangan daya cengkeramannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line
-
DFSK E5 Plus Ramaikan Pasar SUV dengan Teknologi PHEV untuk Pasar Indonesia
-
Wapres Gibran Rakabuming Gunakan Motor Listrik saat Lakukan Kunjungan di Tanah Papua
-
Aturan Keamanan Baru China Berpotensi Dongkrak Harga Mobil Listrik Dunia
-
AHM Diduga Luncurkan Honda Vario 160 Anyar Besok
-
Ratusan Biker MAXi Yamaha Padati Karawaci Meriahkan MAXi Yamaha Day Jabodetabek
-
Apa Bedanya eMotor Tyranno vs Tyranno X? Ini Detail Perbandingan Spesifikasi dan Harganya
-
Harga Mirip Vario, Garansi Baterai Polytron Fox 350 vs United TX3000 vs eMotor Sprinto Mending Mana?
-
Chery Q Gebrak Pasar Mobil Listrik Kompak dengan 20 Fitur ADAS Hingga Kamera Kolong
-
TVS Kantongi Predikat Manufaktur Ramah Lingkungan