Suara.com - Para pecinta Suzuki pasti tahu pabrikan ini nggak asing sama teknologi Variable Valve Timing (VVT). Tapi seperti yang kita tahu, motor Suzuki 2-silinder belum pernah merasakan sentuhan canggih ini.
Nah, kabar terbaru datang dari Hamamatsu, Jepang. Suzuki lagi sibuk mengembangkan sistem VVT khusus buat motor 2-silinder mereka!
Berdasarkan paten yang dipublikasikan Motorrad, sistem VVT 2-silinder Suzuki yang baru ini bakal menggunakan dua profil camshaft yang berbeda.
Menurut Visordown, cara kerjanya adalah dengan masing-masing profil cam ini bakal disandingkan dengan rocker arm dan cam intake yang berbeda pula. Tekanan oli mesin nantinya dipakai buat ngaktifin aktuator yang mendorong atau menarik pin.
Pin ini lah yang menghubungkan rocker arm kedua katup intake mesin ke cam intake kedua.
Profil cam yang disebut "high-cam" bakal membuka katup lebih lebar dan lebih lama dibanding profil yang disebut "low-cam".
Alhasil, high-cam bikin performa mesin lebih agresif di putaran tinggi. Sementara low-cam bikin tarikan mesin lebih halus dan mudah dikontrol di putaran rendah, cocok buat pas lagi keluar tikungan.
Sistem ini mirip dengan yang dipakai Yamaha dan Piaggio di mesin 1-silinder mereka. Tapi tentunya, aplikasi Suzuki pada mesin 2-silinder ini ada perbedaan tersendiri.
Yang jadi masalah, Suzuki tak jual motor sport 2-silinder kapasitas kecil di Eropa. Soalnya, paten ini menunjukkan penggunaan sistem VVT pada mesin 248cc yang dipakai GSX-250R dan V-Strom 250, motor yang tidak dipasarkan di sana.
Baca Juga: Trik Kaca Helm Kinclong Bebas Buram: Biar Aman Berkendara!
Kalau teknologi VVT 2-silinder Suzuki ini beneran diproduksi massal, bisa jadi Suzuki Eropa butuh produk baru di kelas 350-500cc buat memanfaatkan teknologi ini.
Berita Terkait
-
Trik Kaca Helm Kinclong Bebas Buram: Biar Aman Berkendara!
-
Produsen Motor Legendaris Bangkit dari Kubur, Rasa Italia Harga Merakyat?
-
Suzuki Jimny 5 Pintu Akhirnya Sampai ke Tangan Konsumen Pasca Lama Inden
-
Ogah Biarkan CBR500R dan Ninja 500 Melenggang Bebas, Yamaha Siapkan Senjata Baru?
-
Aki Motor Tak Bisa Mengisi? Kenali 7 Penyebabnya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia