Suara.com - Pameran kendaraan listrik Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2024 menyuguhkan sesuatu yang berbeda dengan menghadirkan AsiaBike.
Asiabike Jakarta sendiri hadir di hall A JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.
Disampaikan Member of the Board of Management, Messe Frankfurt Group, Stephan Buurma, kehadiran mereka bertujuan untuk mendorong masyarakat Indonesia bisa beralih ke kendaraan listrik sebagai alat transportasi.
Motor Listrik Kymco Turut Ramaikan Pameran PEVS 2024
Terlebih, Indonesia sudah memiliki komitmen untuk menuju nol emisi pada 2060. Maka itu, penggunaan sepeda listrik atau E-Bike akan bisa membantu Indonesia untuk berkontribusi mencapai target tersebut.
"Dengan target pemerintah Indonesia untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) dan visi PEVS, kami percaya bisa mendorong ekosistem EV bersama. Kita sebagai satu ekshibitor internasional percaya dapat memberi nilai tambah," ujar Stephan, di JIExpo Kemayoran, Rabu (1/5/2024).
Lebih lanjut, meski baru kali pertama menggelar pameran di Indonesia, Stephan mengakui bahwa Indonesia merupakan negara yang sangat penting di kawasan Asean.
Neta V-II Ramaikan Pasar Mobil Listrik Murah di Bawah Rp 300 Juta
"Indonesia merupakan negara yang sangat penting di kawasan Asia Tenggara atau ASEAN dengan jumlah populasi terbesar dan perkembangan ekonomi yang baik selama 10 tahun belakangan dan EV," kata Stephan
Baca Juga: Pengunjung PEVS 2024 Bisa Tunggangi Honda EM1 e:
Kendati demikian, Stepha menyadari bahwa pengguna sepeda listrik di Indonesia belum begitu besar seperti di negara-negara lain. Namun hal ini dinilai merupakan sebuah tantangan tersendiri.
"Mudah-mudahan kendaran listrik bisa memberi alternatif tambahan kepada Indonesia untuk membantu mencapai target ini dan sektor transportasi di Indonesia masih bisa berjalan lancar," pungkasnya.
Gelaran AsiabBike sendiri bertepatan dengan pameran otomotif khusus untuk kendaraan listrik yakni Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2024, di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, yang berlsngsung pada 30 April - 5 Mei 2024.
Berita Terkait
-
Selamat Tinggal BBM? Prabowo Ingin Semua Kendaraan di Indonesia Berbasis Listrik
-
PEVC 2026 Akan Digelar Oktober, Bahas Masa Depan Kendaraan Listrik di Indonesia
-
Insentif Kendaraan Listrik Bakal Diprioritaskan untuk Produk Nasional
-
Mobil Listrik Bakal Kena Pajak di Jakarta, Mengapa Sekarang? Siapa yang Terdampak?
-
Mobil Listrik Mewah yang Berkeliaran di Jakarta Bakal Kena Pajak 75 Persen
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti
-
BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial
-
Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon
-
Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan
-
KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar
-
Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih
-
Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi
-
Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah
-
Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung
-
Semakin Praktis, Pembayaran Transportasi Umum Kini Cukup Tempel HP