Suara.com - Great Wall Motors (GWM) mengumumkan tutup permanen kantor pusat mereka yang berada di Jerman dimulai pada Agustus tahun ini.
Melansir Carscoops, Senin (3/6/2024), keputusan GWM angkat kaki dari Jerman karena masalah penjualan yang terus menunjukkan ketidakpuasan bagi perusahaan.
Sepanjang 2023, GWM tercatat mampu menjual sebanyak 316.018 unit di pasar luar negeri. Namun berbabnding terbalik dengan pasar Eropa yang hanya sekitar 6.300 unit.
Dampaknya sebanyak 100 orang karyawan akan diberhentikan dan seluruh karyawan serta perusahaan mitra telah diberitahu oleh perusahaan terkait hal tersebut.
Bahkan produsen mobil tersebut baru-baru ini menunda target penjualan 1 juta mobil di luar Tiongkok dari tahun 2025 hingga 2030, dengan alasan kondisi pasar yang menantang.
Di sisi lain, GWM akan tetap menghormati perjanjian kemitraan yang telah terjalin di Jerman, Inggris, Irlandia, dan Swedia. Penutupan kantor di Eropa berarti manajemen keseluruhan sekarang akan dilakukan langsung dari kantor pusat Baoding di Tiongkok.
GWM Masuk Indonesia
Di Indonesia, GMW telah mengumumkan distribusi mobil-mobil mereka di Tanah Air dipegang oleh Inchcape Plc dan mitranya di dalam negeri, yakni Indomobil Sukses Internasional.
Inchcape dan Indomobil akan mendirikan perusahaan patungan yang mengawal bisnis distribusi GMW tersebut. Inchcape memegang 70 persen saham perusahaan patungan itu dan sisanya Indomobil.
Baca Juga: Penjualan Mobil Suzuki di Maret 2024 Meningkat
Inchcape menyatakan perusahaan patungan perwakilan GMW itu akan menawarkan utamanya kendaraan energi terbarukan. Indonesia bakal menjadi yang pertama melakukannya di semua pasar jangkauan Inchcape.
Perjanjian kerja sama distribusi ini juga disebut melibatkan tiga merek yang dinaungi GMW yaitu Haval, Ora dan Tank. Merek-merek tersebut sudah memulai debutnya di dalam negeri melalui pameran mobil Gaikondo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023 pada Agustus tahun lalu.
Berita Terkait
-
Meluncur Juli di Indonesia, GAC Aion Y Plus Diuji di Jalanan Jabodetabek
-
GAC Aion Y Plus Akan Meluncur di Indonesia di Juni, Perakitan Lokal Mulai Akhir 2024
-
Penantang Honda Gold Wing dari Negeri Panda Siap Bikin Konsumen Bingung, Mesinnya Tak Kalah Sangar
-
Verrell Bramasta Tertangkap Belikan Ibu Tiri Mobil Land Cruiser Versi Murah
-
Harga Toyota Land Cruiser Dikerek pada Mei 2024, Faktor Verrel Bramasta Lebih Pilih Beli GWM Tank 500?
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat
-
Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?
-
Siap-Siap! Jatim Usulkan 2.100 Kursi CPNS 2026, Ini Bocoran Jadwalnya
-
IHSG dan Rupiah Melemah Usai Perry Warjiyo Mundur, Gubernur BI Buka Suara