Suara.com - Komitmen BYD untuk mengirimkan mobil-mobil pesanan konsumen di Indonesia diragukan setelah hingga Juni ini belum ada satu pun unit yang sampai ke tangan pembeli. Keluhan ini marak disuarakan para konsumen di media sosial merek asal China tersebut. Mereka mengaku sudah memesan mobil sejak Februari 2024.
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, saat ditanyai wartawan terkait masalah ini, mengakui bahwa BYD mengalami kendala administrasi, terutama soal perizinan impor mobil ke Indonesia.
"Kemarin kalau tidak salah saya baru menandatangani rekomendasi perizinan untuk impor. Karena sebelum dia melakukan impor, dia harus mempresentasikan berapa nilai investasi, kapasitas produksi, dan berapa lama dia melakukan investasinya," terang Bahlil di Kompleks DPR, Jakarta, Selasa (11/6/2024).
Lebih lanjut Bahlil menerangkan pemerintah memberikan rekomendasi impor berdasarkan realisasi investasi perusahaan di Indonesia. BYD sendiri pada April lalu mengumumkan akan membangun pabriknya di Subang, Jawa Barat.
Ketika itu BYD meneken MoU dengan PT Suryacipta Swadaya, pengembang dari Kawasan Industri Subang Smartpolitan, yang menegaskan niat pabrikan mobil listrik nomor satu dunia itu untuk membangun pabrik di lokasi tersebut.
BYD kabarnya akan menggunakan lahan seluas 108 hektare di sana. Lahan itu akan diserahterimakan pada Agustus tahun ini dan pabrik rencananya akan beroperasi pada 2026 mendatang.
Tetapi menurut Bahlil, melihat realisasi investasi BYD saat ini, pihaknya baru memberikan izin impor listrik BYD sebesar 20 persen dari kapasitas produksi. BYD sendiri mengatakan bahwa pabriknya di Indonesia akan memiliki kapasitas produksi sebesar 150.000 unit per tahun.
Dengan demikian, berdasarkan data ini, BYD mendapat jatah impor sekitar 30.000 unit per tahun.
"Jadi sekarang kita kasih dulu kurang lebih sekitar 10 sampai 20 persen dari total kapasitas produksinya. Saya lupa, tapi saya sudah tanda tangani," beber Bahlil.
Baca Juga: Bahlil Akui Belum Ada Investor Asing di IKN, Padahal Sempat Klaim Capai Rp50 Triliun
BYD Minta Maaf
Pada April lalu BYD sudah meminta maaf kepada para konsumennya di Indonesia yang tak kunjung menerima mobil pesanan mereka.
Head of Marketing Communication PT BYD Motor Indonesia, Luther T Panjaitan menegaskan pihaknya akan mulai mengirim mobil pesanan ke konsumen pada di semester pertama 2024.
"Mohon maaf kepada konsumen, terutama mereka yang memesan paling awal," kata Luther di sela-sela peresmian dealer BYD Cibubur, di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (27/4/2024).
Luther melanjutkan bahwa BYD juga berterima kasih kepada konsumen yang sudah bersedia menunggu, sembari memastikan bahwa pihaknya sudah di jalur yang tepat untuk mengirimkan mobil ke konsumen paling tidak pada Juni tahun ini.
"Di Juni setidaknya sudah bisa di-delivery," tegas Luther.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Honda Resmikan Pabrik Baru di Turki, Ada Apa di Baliknya?
-
Sekali Muncul Langsung Bawa 2 Model, Suzuki Siap Acak-acak Pasar NMAX dan PCX di Indonesia
-
Harga Selisih 100 Juta Lebih, Apa Bedanya Hyundai Stargazer Cartenz dan Cartenz X?
-
5 Mobil BMW Ini Konon Mudah Dirawat bak Toyota, Harganya Cuma Segini
-
10 Mobil 1200cc ke Bawah Irit Bensin dan Murah Pajak: 'Low Cortisol', Anti Kantong Jebol
-
Mobil Harian Harga Mirip Motor 250cc: Mending Hyundai Grand Avega Hatchback, i20, atau Kia Rio?
-
Diam-diam Rilis Versi Mewah: Suzuki Hadirkan Mobil Pekerja Keras Murah, Bisa Jadi Andalan Keluarga
-
Tak Dijemput Maung Garuda, Ini Dia Mobil Berpelat 'Indonesia' di Pulau Miangas yang Dipakai Prabowo
-
Dana 'Cekak' tapi Badak: SUV Penggerak Belakang Ini Tawarkan AC Dingin Sampai Belakang
-
Pesona Saingan Honda PCX Murah, Punya Dek Rata Super Mewah Bisa Buat Bawa Koper