Suara.com - Kabar kurang menyenangkan datang dari Hyundai. Pabrikan asal Korea Selatan ini kembali mengampanyekan recall terhadap ratusan produknya.
Dilansir dari Drive, sebanyak 948 unit mobil Hyundai harus terdampak recall karena ada masalah. Hyundai Konda dan i30 sedan yang menjadi unit terdampak recall tersebut.
Pabrikan asal Korea Selatan ini melakukan recall karena ada potensi masalah pada sensor katup Exhaust Gas Reciculation (EGR) yang dapat berakibat fatal.
Menurut Hyundai, kesalahan produksi pada sensor EGR ini dapat menyebabkan kontaminasi fluks solder selama perakitan.
Hal ini berisiko memicu korsleting di dalam sensor, yang berpotensi mengakibatkan hilangnya tenaga penggerak saat berkendara.
Hilangnya daya gerak ini tentu saja sangat berbahaya, karena dapat meningkatkan risiko kecelakaan yang berakibat fatal bagi pengemudi, penumpang, dan pengguna jalan lainnya.
Hyundai telah mengambil langkah proaktif dengan menghubungi para pemilik kendaraan yang terdampak recall.
Pemilik akan diminta untuk melakukan reservasi di dealer resmi Hyundai untuk pemeriksaan dan perbaikan unit mobil tanpa dipungut biaya.
Aksi recall ini baru dilakukan di Australia. Apakah nantinya Indonesia juga terdampak ke depannya?
Baca Juga: Ini Bahan Berbahaya Pemicu Kanker yang Tersembunyi di Balik Pengharum Kabin Mobil
Sekadar informasi, recall merupakan langkah penting yang dilakukan oleh pabrikan untuk memastikan keamanan dan keselamatan konsumen. Dengan mengikuti instruksi recall dengan seksama, pengemudi dapat terhindar dari potensi bahaya yang dapat ditimbulkan oleh masalah pada kendaraan mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
-
100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK
-
Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?
-
Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta
-
Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan
-
Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu
-
Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik
-
Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?
-
Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte
-
Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi