Suara.com - Knalpot adalah komponen di kendaraan yang berfungsi sebagai saluran pembuangan gas sisa pembakaran, mengurangi emisi gas buang yang dikeluarkan oleh mesin pembakaran internal dan sebagai peredam bising dari sistem pembuangan kendaraan.
Sekarang banyak ditemui pemilik motor yang memilih menggunakan knalpot brong agar suara motor jadi lebih gahar.
Namun penggantian knalpot standar pabrikan ke knalpot brong sesunguhnya tidak dianjurkan karena knalpot standar sudah dirancang sesuai spesifikasi kendaraan dan regulasi yang diatur.
Ini tiga alasan mengapa knalpot standar pabrik lebih dianjurkan dibandingkan knalpot brong, seperti dikutip dari Wahana Honda:
Meredam Suara dari Ruang Bakar
Fungsi utama knalpot adalah meredam suara bising dari ruang bakar. Suara bising dihasilkan dari ledakan yang terjadi pada ruang bakar akibat proses pembakaran antara udara dan bahan bakar.
Agar suara yang dilepaskan oleh mesin tidak terlalu keras maka harus diredam dulu di knalpot. Apabila knalpot standar diganti menjadi knalpot brong maka suara yang dihasilkan akan lebih kencang dan dapat mengganggu pendengaran. Knalpot standar pabrik sudah didesain dan dirancang mengikuti regulasi terkait tingkat kebisingan yang bisa diredam, sehingga sangat dianjurkan untuk tidak diganti.
Mengurangi Emisi Gas Buang
Dengan melakukan modifikasi knalpot menjadi tidak standar dapat menyebabkan emisi yang dihasilkan menjadi lebih buruk. Karena spesifikasi knalpot yang tidak sesuai dengan standar mesin maka dapat menyebabkan efisiensi pembakaran menjadi tidak optimal. Walaupun emisi yang dihasilkan dari asap kendaraan bermotor tidak bisa dihilangkan namun bisa diminimalisir jumlahnya. Caranya adalah dengan tetap menggunakan knalpot standar bawaan pabrik.
Baca Juga: Catat Tanggalnya! Ini Dia Kelas dan Total Hadiah Drag Bike Bhayangkara Polres Banjarnegara
Membatalkan Garansi
Apabila terjadi masalah maupun kerusakan pada motor, klaim garansi masih bisa dilakukan apabila motor masih terlindungi oleh asuransi. Namun pihak asuransi hanya mau menanggung perbaikan masalah atau kerusakan motor apabila motor dalam kondisi yang masih standar. Apabila terdapat modifikasi atau penggantian komponen yang bukan standar pabrik maka asuransi akan menolak klaim yang diajukan.
Berita Terkait
-
Mesin Motor Overheat? Kenali Tanda dan Solusi untuk Hindari Kerusakan
-
Eks JKT48 Nabilah Ayu Kena Roasting Netizen Gegara Sebut Power Steering, Kok Bisa?
-
Yamaha Tambah Produk Motor Matic Retro selain Fazzio dan Grand Filano, Tantang Honda Stylo?
-
Inovasi Teknologi Pengereman Motor, Tak Perlu Lagi Gunakan Kabel
-
Tips Jitu Memilih Motor Bekas untuk Jualan Keliling: Untung Makin Berlipat!
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
CVT Mitsubishi Xpander vs Toyota Veloz Lebih Awet Mana? Begini Kata Mekanik
-
BMW Terjebak Krisis Setelah Pangkas Target Laba dan Saham Merosot Tajam
-
Penasaran Sensasi Mobil Listrik Tanpa Charger? Nissan Gelar e-POWER Driving Experience di Yogyakarta
-
Mobil Listrik Geely EX2 dari Kacamata Pengguna Perempuan
-
Terpopuler: Harley-Davidson Murah, Adu Awet Ertiga vs Avanza
-
Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
-
Hyundai Diam-Diam Siapkan Staria Hybrid untuk Pasar Indonesia
-
Pesona Suzuki GN 160: Mending Mana Dibanding Yamaha XSR 155 dan Kawasaki W175?
-
Suzuki Karimun Wagon R Hadir Lagi: Kebal Bensin Etanol hingga 85 Persen, Harga Cuma Segini
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun