Suara.com - Tesla, sang pelopor mobil listrik ternama, tengah dihadapkan pada kenyataan pahit. Penjualan mereka di kuartal kedua 2024 mengalami penurunan, meski sudah memberikan diskon besar-besaran ke konsumen.
Berdasarkan data Carscoops, Tesla hanya mampu mengirimkan 443.956 unit mobil listrik kepada pelanggan globalnya selama periode April hingga Juni 2024. Angka ini lebih rendah 4,8 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2023.
Penurunan ini semakin diperparah dengan perbandingan year on year. Dibandingkan dengan kuartal kedua 2023, penjualan Tesla di kuartal kedua 2024 anjlok. Hal ini menjadi penurunan kuartal pertama secara year on year sejak tahun 2020.
Menyadari kondisi ini, Tesla memberikan potongan harga besar-besaran untuk beberapa model mereka di berbagai negara. Di Australia, misalnya, Model Y didiskon senilai Rp155 juta, sedangkan Model 3 didiskon Rp114,3 juta.
Meskipun strategi diskon ini berhasil meningkatkan harga saham Tesla, sayangnya tak cukup mendongkrak penjualan. Penurunan penjualan Tesla ini disinyalir akibat persaingan ketat dengan produsen mobil listrik asal China, seperti BYD, yang menawarkan harga lebih kompetitif.
Penurunan penjualan dan kegagalan strategi diskon ini menimbulkan pertanyaan besar tentang masa depan Tesla. Apakah Tesla mampu bangkit dari keterpurukan ini dan kembali menjadi pemimpin di industri mobil listrik? Hanya waktu yang bisa menjawab.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat