10 Tips Berkendara Saat Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia

Selasa, 16 Juli 2024 | 08:48 WIB
Ilustrasi Polusi Udara Jakarta. (Unsplash)

Selalu cek indeks kualitas udara (AQI) sebelum berangkat. Gunakan aplikasi atau situs web yang menyediakan informasi terkini tentang kualitas udara.

2.Gunakan Masker

Pakailah masker N95 atau KN95 yang efektif menyaring partikel halus (PM2.5). Masker medis biasa mungkin tidak cukup efektif.

3.Tutup Jendela dan Ventilasi

Pastikan jendela mobil selalu tertutup untuk mencegah masuknya udara kotor.

Gunakan mode sirkulasi udara dalam (recirculate) pada AC mobil agar udara dari luar tidak masuk.

4.Ganti Filter AC

Pastikan filter AC mobil dalam kondisi bersih dan sesuai standar. Ganti secara berkala sesuai dengan rekomendasi pabrik.

5.Kurangi Waktu di Jalan

Jika memungkinkan, hindari bepergian pada jam-jam sibuk atau saat kualitas udara sangat buruk.

Gunakan rute yang lebih cepat atau lebih sedikit lalu lintas untuk mengurangi waktu terpapar polusi.

6.Jaga Jarak dengan Kendaraan Lain

Jaga jarak aman dari kendaraan lain, terutama truk dan bus yang sering mengeluarkan lebih banyak polusi.

7.Periksa Kendaraan Secara Berkala

Pastikan kendaraan dalam kondisi baik dan emisi gas buang sesuai dengan standar. Periksa mesin dan knalpot secara berkala.

8.Minum Air yang Cukup

Tetap terhidrasi dengan minum air putih yang cukup. Dehidrasi bisa memperburuk efek polusi pada tubuh.

9.Pertimbangkan Transportasi Alternatif

Jika kualitas udara sangat buruk, pertimbangkan untuk menggunakan transportasi umum atau layanan ride-sharing yang lebih aman.

10.Hindari Olahraga Berat di Luar:

Hindari aktivitas fisik berat di luar ruangan saat kualitas udara buruk untuk mengurangi inhalasi partikel berbahaya.

Dengan mengikuti tips-tips ini, Anda dapat mengurangi risiko kesehatan yang diakibatkan oleh kualitas udara yang buruk saat berkendara.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com