Suara.com - PT Autochem Industry menggelar kegiatan berbagi informasi terkait perkembangan teknologi serta produk otomotif terbaru yang berlangsung di SMK Negeri 10 Malang, Jawa Timur.
Dalam kesempatan ini, Autochem membagikan materi mengenai seluk beluk peranti pengereman, secara spesifik soal teknologi rem pada kendaraan bermotor hingga product knowledge cairan rem.
Selanjutnya berbagi tips terkait cara penggantian cairan rem yang benar.
Dhany Ekasaputra selaku Promotion Manager & Technical Support PT Autochem Industry menekankan pentingnya penggantian cairan rem secara rutin.
Menurutnya, salah satu alasan penggantian rutin itu, karena adanya sifat cairan rem yang higroskopis atau mudah menyerap air akan membuat rem lebih rentan blong, apalagi dengan iklim tropis di Indonesia yang rentan juga akan terjadinya penguapan atas sebuah cairan.
"Kondisi iklim sangat berpotensi membuat kandungan air di cairan rem akan naik hingga tiga persen sehingga menyebabkan titik didihnya menurun. Jika didiamkan, air yang terkandung di dalam sistemnya akan membuat rem gagal fungsi di kondisi berat," ujar Dhany, Senin (26/8/2024).
Dhany menambahkan, kondisi berat itu adalah keadaan dimana sebuah kendaraan sedang dalam pemakaian yang menempuh jarak yang panjang dalam satu kali perjalanan.
Kinerja sistem pengereman akan semakin berat jika kontur jalan yang ditempuh penuh tanjakan maupun turunan.
Dalam kesempatan ini, Autochem turut menyediakan sebanyak 30 unit sepeda motor sebagai alat praktik.
Baca Juga: Daftar Harga 8 Skuter Jumbo seperti Nmax: Ada PCX, Burgman dan Masih Banyak Lagi
Setiap anggota siswa melakukan praktik langsung dengan panduan untuk penggantian cairan rem secara tepat dan minim kesalahan.
"Kegiatan edukatif seperti ini nyata perlu bagi peningkatan pengetahuan tentang lubricant bagi teman-teman mekanik. Kami juga bisa lebih intensif dalam memberikan pemahaman terkait produk-produk dari PT Autochem Industry, Prestone dan Master khususnya," sebut Febby Adrian, Kepala Cabang Autochem Industry Malang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis