Suara.com - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mengaku mulai melirik segmen “lifestyle” dan hobi untuk pikap 4x4 kabin ganda (double cabin/dcab) terbarunya All-new Triton, di samping pasar utamanya di segmen pertambangan dan perkebunan.
“Kami mencoba untuk menerima tantangan mengekspansi lagi pasar ini ke depannya untuk dapat juga fokus ke pasar private use (penggunaan privat),” ujar Direktur Penjualan dan Pemasaran PT MMKSI Yoshio Igarashi, pada media test drive All-new Triton di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin 9 September 2024.
Meski Triton paling banyak digunakan untuk kendaraan operasional berat di bidang pertambangan dan perkebunan, Mitsubishi tengah berupaya menggaet segmen individu dan pehobi, layaknya di Thailand dan Amerika, di mana mobil kabin ganda menjadi kendaraan harian masyarakat yang populer.
Hal ini dilakukan akibat penurunan penjualan segmen pikap 4x4 dcab sekitar 20 persen sepanjang periode Januari-Juli 2024 dibandingkan tahun lalu.
"Benar, memang ada penurunan lebih dari 20 persen karena harga komoditas yang juga turun, satu hal lagi yang menyebabkan (penurunan) yaitu masalah pasokan kendaraan ini yang impor dari Thailand,” kata Igarashi.
Pada kesempatan yang sama Direktur Divisi Penjualan dan Pemasaran PT MMKSI Irwan Kuncoro menyebut Triton generasi keempat ini diluncurkan dengan berbagai perombakan besar, utamanya perihal tenaga untuk dapat merebut kembali pangsa pasar segmen mobil tersebut.
Mitsubishi All-New Triton hadir dengan pengembangan pada ladder frame baru dengan luas penampang chassis 65 persen lebih besar dibandingkan model sebelumnya.
Mobil ini juga dibekali mesin diesel turbo 2.4L 4N16 Euro-4 yang lebih bertenaga serta lebih efisien, dengan tenaga maksimal 184 PS/ 135km dan torsi sebesar 430 Nm.
Keandalan mesin Mitsubishi All-New Triton, dilengkapi dengan kemampuan 4x4 untuk dikendarai di berbagai medan, dengan ground clearance hingga 222mm.
Baca Juga: Menjajal Langsung Ubahan All New Triton di Medan Off-Road
Selain itu, berbagai fitur baru juga disematkan secara berbeda di setiap varian untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih memuaskan dan sesuai dengan kebutuhan.
Triton terbaru ini telah dilengkapi 8-inch Audio Head Unit, 7 Drive Mode, Dual Zone Climate Control, Wireless Charger, dan 7-inch color LCD multi-information display, serta fitur lainnya.
“Mengambil momentum All-new Triton ini kami akan kembali menargetkan untuk mempertahankan kembali memiliki pangsa pasar yang kuat di segmen pikap 4x4,” kata Irwan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal
-
Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya
-
Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026
-
Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan
-
IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas
-
Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya
-
707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?
-
Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung