Suara.com - Bahlil Lahadalia mengisyaratkan pembatalan pembatasan Pertalite pada 1 Oktober 2024 nanti.
Ia menjelaskan bahwa pengkategorian yang boleh dan yang tidak boleh masih jadi bahasan.
"Feeling saya belum," ucap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral ini, di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat (20/9/2024).
Bahlil memaparkan bahwa regulasi terkait kebijakan ini masih perlu dikaji secara matang agar tak salah sasaran.
"BBM subsidi masih dibahas sampai sekarang, agar aturan yang dikeluarkan mencerminkan keadilan," imbuhnya.
"Apa maksudnya keadilan? Targetnya adalah bagaimana subsidi yang diturunkan itu tepat sasaran," tegas Bahlil.
"Nanti kalau sudah selesai saya kabari," tuturnya.
Masih ada celah jika mengacu aturan 1.400cc
Senada dengan pernyataan Bahlil, sejauh ini, selentingan aturan yang sudah keluar ke publik adalah adanya batasan kapasitas mesin mobil, di mana mobil dengan mesin di atas 1.400cc tidak boleh beli Pertalite.
Baca Juga: 5 Mobil Hatchback Bekas Irit dan Keren: Cocok untuk Milenial, Bisa Beli Pertalite
Namun di sisi lain, belum ada patokan lain, sehingga masih ada celah untuk pemanfaatan BBM tanpa subsidi yang tidak tepat sasaran.
Sebab, terdapat sejumlah mobil mewah yang harganya setengah miliar, bahkan hampir satu miliar rupiah, masih bisa beli BBM subsidi, seperti misalnya Mercedes-Benz GLB 200, Mercedes-Benz GLA 200, Audi Q3, dan Volkswagen T-Cross.
Jangan lupa ikuti akun Instagram @suaraoto untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia otomotif!
Berita Terkait
-
5 Mobil Hatchback Bekas Irit dan Keren: Cocok untuk Milenial, Bisa Beli Pertalite
-
Mobil Mewah Hampir 1 Miliar Masih Bisa Pakai Pertalite, Ini Daftarnya!
-
Pemerintah Akui Pertamax Kotor meski Mahal: Sulfur Tinggi, Bensin Makin Boros?
-
5 Mobil Bekas Murah: Muat 7 Penumpang, Boleh Isi Pertalite
-
Subsidi Tepat Sasaran? Dua Mobil Orang Kaya Harga Miliaran Ini Berpeluang Bisa Beli Pertalite
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123