Suara.com - Sejauh ini kebijakan pembatasan pembelian Pertalite dengan menggunakan QR Code masih menuai pro dan kontra.
Kebijakan ini rencananya akan diberlakukan 1 Oktober, dan bulan September akan menjadi waktu untuk sosialisasi.
Selain itu, ia juga memaparkan bahwa basis aturan tersebut akan berwujud Permen (peraturan menteri).
"Memang ada rencana untuk menerapkan kebijakan ini, begitu aturannya keluar, Permennya keluar, kan itu ada waktu sosialsiasi. Waktu sosialisasi ini yanng sedang saya bahas," kata Bahlil akhir Agustus silam.
Meski demikian, pada hari Rabu (28/8/2024), Presiden Jokowi mengaku masih belum ada keputusan terkait pembatasan subsidi.
"Masih dalam proses sosialisasi, kita akan lihat di lapangan seperti apa. Belum ada keputusan, belum ada rapat," kata bapak dari Kaesang Pangarep dan Gibran Rakabuming ini.
Terbaru, awal September ini, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan membantah bahwa pembatasan ini juga akan berlaku pada sepeda motor.
Ia juga menegaskan bahwa aturan ini ditujukan agar BBM Subsidi tersebut agar tidak digunakan oleh "orang mampu".
Sejauh ini, narasi yang beredar menyebutkan bahwa BBM subisidi Pertalite ini rencananya cuma boleh dibeli untuk mobil dengan kapasitas mesin di bawah 1400cc.
Baca Juga: SEVA Mencatatkan Lebih Dari 5.300 Instant Approval Sepanjang GIIAS 2024
Ironisnya jika acuan tersebut tidak dibarengi dengan aturan tambahan lain, dengan acuan harga misalnya, terdapat dua mobil mahal yang tetap akan bisa beli "si bensin hijau" ini saat kebijakannya sudah resmi terbit.
Harga kisaran semiliar, tetap boleh beli Pertalite?
Jika acuan pembatasan BBM Pertalite cuma berdasar kapasitas mesin, yakni di bawah 1400cc, terdapat dua mobil dengan harga di atas 900 juta yang tetap bisa membeli bahan bakar tersebut. Mobil apa saja?
1. Mercedes-Benz GLB 200
Menurut situs resmi Mercedes-Benz Indonesia, mobil ini dijual dengan harga 1,12 miliar rupiah, yang tentu sudah jelas bahwa cuma orang kaya yang bisa membeli dan merawat mobil ini.
Nah, soal mesin, mobil ini dibekali dengan dapur pacu 1332cc dengan konfigurasi 4 silinder segaris, yang tentu "sesuai" dengan program pembatasan Pertalite, jika tidak ada rincian tambahan terkait aspek harga.
Berita Terkait
-
SEVA Mencatatkan Lebih Dari 5.300 Instant Approval Sepanjang GIIAS 2024
-
Lebih Murah dari Innova Zenix, Paus Fransiskus Gunakan Mobil Merakyat saat Kunjungan ke Timor Leste
-
Bolehkah Mobil Listrik Dicuci dengan Air? Ini Jawabannya
-
Mobil Sejuta Umat Makin Canggih! Cek Harga Toyota Terbaru September 2024
-
Cara Cepat dapat QR Code Pertalite, Begini Panduan Lengkap
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Daihatsu Hijet Versi Baru Hadir Mulai 128 Jutaan, Kini Ada Fitur 4WD
-
4 Pilihan Mobil 4x4 Bekas Buat Main Tanah, Harga Terjangkau Pas Buat Pehobi
-
Dari Rp150 ke Rp17.000: Menelusuri Sejarah Kenaikan Harga BBM dari Era Soekarno hingga Prabowo
-
Oli Motor Makin Boros di Tengah Kenaikan Harga, Benarkah Tanda Harus Turun Mesin?
-
Terpopuler: 4 Mobil Seharga Aerox, Spesifikasi Motor Matic dan Mobil Kawasaki Harga Miliaran
-
Keamanan Konsumen Terancam Honda Tarik Satu Juta Unit Kendaraan Karena Masalah Serius
-
Harga BYD M6 DM di bawah Rp300 Juta, Lebih Murah dari Toyota Veloz Hybrid
-
Strategi Yamaha Banjir Promo di Jakarta Fair 2026 Redam Dominasi Pesaing
-
Menguji Iritnya Honda PCX 160 RoadSync dalam Touring ke Rancabali
-
Meksiko Tantang Pasar Otomotif Dunia Lewat Mobil Listrik Nasional Seharga LCGC