Suara.com - Mau tahu berapa biaya pajak motor Honda ADV 160 sebelum membelinya? Tenang, hitung-hitungannya nggak serumit yang dibayangkan kok. Mari bahas bareng-bareng biar kalian nggak kaget saat harus bayar pajak.
Sebelum memulai menghitung, penting banget buat kalian tahu kenapa sih kita harus bayar pajak motor. Selain sebagai pendapatan negara, pajak kendaraan bermotor juga digunakan untuk membiayai berbagai fasilitas umum yang berkaitan dengan transportasi, seperti perbaikan jalan dan pembangunan infrastruktur lainnya.
Untuk menghitung pajak motor Honda ADV 160, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan:
- Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB): NJKB adalah nilai taksiran harga motor yang digunakan sebagai dasar perhitungan pajak. NJKB ini biasanya berbeda-beda untuk setiap tipe dan tahun motor.
- Pajak Kendaraan Bermotor (PKB): PKB adalah pajak yang dihitung berdasarkan persentase tertentu dari NJKB. Besaran persentase PKB bisa berbeda-beda tergantung pada kebijakan daerah.
- Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ): Ini adalah iuran wajib yang digunakan untuk menanggung biaya pengobatan bagi korban kecelakaan lalu lintas.
Contoh Perhitungan Pajak Honda ADV 160:
Misalnya, kamu punya Honda ADV 160 tipe CBS dengan NJKB Rp 24.800.000. Untuk menghitung pajaknya, kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut:
- Hitung PKB: 2 persen x Rp 24.800.000 = Rp 496.000
- Tambahkan SWDKLLJ: Rp 496.000 + Rp 35.000 = Rp 531.000
Jadi, total pajak yang harus kamu bayar untuk Honda ADV 160 tipe CBS adalah Rp 531.000.
Saat membayar pajak kendaraan, ada beberapa hal penting yang perlu diingat. Setiap daerah memiliki perbedaan dalam besaran pajak dan prosedur pembayaran, sehingga penting untuk mengetahui aturan di daerah kalian.
Selain itu, Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) dapat berubah setiap tahun, yang juga memengaruhi besaran pajak yang harus dibayar. Tak hanya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), mungkin juga terdapat biaya tambahan seperti denda keterlambatan atau biaya administrasi.
Agar lebih hemat dalam membayar pajak motor, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan.
Baca Juga: Tips Jitu Agar Tak Mudah Lelah Saat Berkendara Motor, Hal Sepele yang Sering Dilupakan
Pertama, bayar pajak tepat waktu untuk menghindari denda keterlambatan. Beberapa daerah juga sering menawarkan program diskon pajak untuk kendaraan tertentu atau pada periode tertentu, jadi pastikan bisa memanfaatkannya.
Selalu cek informasi terbaru dari sumber resmi terkait pajak kendaraan agar Anda bisa mengikuti perubahan kebijakan dan program yang tersedia.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Mitsubishi Destinator Harga Terbaru Februari 2026, Apa Beda Fitur di Tiap Varian?
-
Daihatsu Feroza Berapa CC? Segini Harganya di 2025, Masih Gagah Buat Retro Style!
-
6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
-
Pilih Mana? Ini Perbedaan Harga, Spesifikasi, dan Fitur Mitsubishi Xpander vs Xpander Cross 2026!
-
Diskon Opsen Turun, Harga LCGG Daihatsu Berpotensi Naik Hingga Rp 8 Juta
-
Lebih Murah dari M6 dan Cloud EV, Harga Mobil Listrik Polytron Mulai Berapa?
-
Jajaran Mobil Listrik yang Meluncur di IIMS 2026, Dari SUV Sampai Mobil Perkotaan
-
Rexco Tawarkan Solusi Perawatan Kendaraan untuk Mobil Listrik di IIMS 2026
-
Spesifikasi dan Harga Motor Listrik Polytron, Mulai Rp11 Jutaan
-
Suzuki XBee Mobil Berdimensi Mini yang Curi Perhatian dengan Teknologi Mild Hybrid