Suara.com - Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) menemukan uang sebesar Rp 920 miliar usai menggeledah kediaman mantan pejabat Mahkamah Agung Zarof Ricar.
Penggeledahan ini merupakan bagian dari pengembangan penyidikan kasus suap gratifikasi hakim terkait vonis bebas Ronald Tannur.
Abdul Qohar, Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus mengatakan bahwa ZR menerima gratifikasi pengurusan perkara di MA dalam bentuk uang.
"Saudara ZR pada saat menjabat Kapusdiklat menerima gratifikasi pengurusan perkara di MA dalam bentuk uang, ada yang rupiah dan ada yang mata uang asing," ucapnya saat konferensi pers di kantornya di Jakarta pada Jumat lalu (25/10/2024).
"Jika selurunya dikonversi dalam bentuk rupiah, jumlahnya Rp 920.9112.303," imbuhnya.
Meski demikian, Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang terakhir (tahun 2021) ia laporkan ke KPK mengungkap kepemilikan harta yang jauh lebih kecil dibandingkan uang temuan tersebut, yakni "cuma" Rp 51.419.972.176.
Pada LHKPN tersebut, tertulis bahwa kendaraan yang ia miliki tergolong sederhana dengan total nilai taksiran mencapai Rp 740.000.000 yang terdiri dari 3 unit kendaraan.
Kendaraan tersebut antara lain:
- Mobil Kijang Innova tahun 2016, hasil sendiri Rp. 300.000.000.
- Mobil VW Beetle tahun 2018, hasil sendiri Rp. 200.000.000.
- Mobil Toyota Yaris tahun 2021, hasil sendiri Rp. 240.000.000.
Sederhana baru-baru ini, kalau dulu?
Baca Juga: Kejagung Sita Rp920 Miliar dari Rumahnya, Harta Zarof Ricar di LHKPN Cuma Rp51,4 Miliar
Berbeda dengan LHKPN tahun 2021, pada LHKPN tahun 2016, terlihat koleksi kendaraan yang lebih mentereng di garasi Zarof Ricar.
Koleksi kendaraan tersebut mencakup sejumlah mobil mewah, termasuk adanya Jeep Rubicon.
Berikut koleksi kendaraannya menurut LHKPN tahun 2016:
1 Mobil, merk Toyota Camry, tahun pembuatan 2012, yang berasal dari hasil sendiri Rp. 476.250.000.
2. Mobil, merk Jeep Wrangler Rubicon, tahun pembuatan 2014, yang berasal dari hasil sendiri Rp. 550.000.000.
3. Motor, merk Harley Davidson, tahun pembuatan 2013, yang berasal dari hasil sendiri Rp. 300.000.000.
4. Motor, merk Piaggio, tahun pembuatan 2010, yang berasal dari hasil sendiri Rp. 9.000.000.
5. Motor, merk Honda, tahun pembuatan 2011, yang berasal dari hasil sendiri Rp. 3.000.000.
Ngomongin Rubicon tersebut, yang nilainya Rp 550 juta pada 2016, maka jika nilainya disesuaikan dengan mata uang sekarang nilainya berkisar di angka Rp 693.509.091, menurut pantauan Suara.com dari Inflation Tools.
Si mantan mobil mewah
Meski harga menurut LHKPN tersebut terkesan murah, namun jangan salah. Di pasaran mobil bekas, harga Rubicon tahun 2014 saat ini masih bertengger di angka minimal Rp 1,1 miliar rupiah.
Dari aspek mesin, mobil ini dibekali dengan mesin 2.0 L yang mampu menghasilkan tenaga besesar 270 daya kuda dengan torsi 400 Nm.
Dari aspek pajak, menurut penelusuran Suara.com, diketahui bahwa Rubicon edisi 2024 dibebani pajak tahunan mencapai Rp 27.000.000 hingga Rp 33.000.000.
Berita Terkait
-
Irit BBM dan Bertenaga! MG VS HEV Resmi Meluncur di Indonesia, Segini Harganya
-
Desainer Mobil Eropa Berbondong-Bondong Hijrah ke Produsen Mobil China
-
Honda 0 Series: Revolusi Mobil Listrik yang Berpotensi Ancam Dominasi Tesla
-
Mengenal Suzuki Invicto: Mesin Sekelas dengan Innova Reborn, Harga Tak Sampai 500 Juta Rupiah
-
Yamaha MX King: Motor Bebek Berjiwa Sport - Review Performa dan Fitur Terbaru
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik
-
Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?
-
Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte
-
Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi
-
Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen
-
Lupakan Mesin 3 dan 4 Silinder, Begini Pesona Mobil Dua Piston asal Italia
-
Toyota Vios Kini Seharga Motor Matic Bekas, Mending Beli Eks Taksi atau Pribadi? Ini Kata Pakar
-
Mitsubishi Destinator Padukan Mesin Turbo dan Efisiensi Bahan Bakar untuk Harian
-
Harga Sembako Terus Melambung, Yamaha Gear Ultima Jadi Solusi Pilihan Motor Irit dan Fungsional
-
Apakah Indomobil Tyranno Aman Lewat Banjir? Cek Hasil Tes Ekstremnya di Sini