Suara.com - Xiaomi, sebagai produsen elektronik ternama, bisa dibilang menjadi salah satu pencetus strategi pemasangan iklan di gawai untuk subsidi silang agar harga smartphonenya bisa dikatrol lebih rendah dari kompetitor.
Namun rupanya teknik serupa juga mulai merambah di sektor lain, termasuk di ranah industri kendaraan.
Menurut laporan Carscoops, baru-baru ini Ford berpotensi menghadirkan iklan personalisasi di sistem infotainment mobilnya.
Pada Februari 2023, Ford mengajukan paten untuk teknologi ini di Amerika Serikat.
Baru-baru ini, paten tersebut dipublikasikan dan menunjukkan potensi fitur iklan di layar infotainment kendaraan.
Potensi Gangguan dan Respon Konsumen
Tidak hanya tampil di layar, iklan ini juga bisa dimainkan melalui speaker mobil dan disesuaikan berdasarkan lokasi kendaraan, rute, data historis pengemudi, dan bahkan sinyal audio di dalam mobil.
Namun, ide ini memicu kekhawatiran. Analis ABI Research, Abu Miah, menyatakan bahwa iklan yang ditargetkan bisa membuat pemilik kendaraan merasa privasinya terganggu, yang dapat menciptakan persepsi negatif terhadap merek Ford.
"Secara umum, orang tidak ingin dijual atau diiklankan di dalam mobil mereka," katanya.
Baca Juga: Spesifikasi Xiaomi Pad 7 Pro: Usung Sensor Selfie 32 MP dan Chip Kencang
Paten dan Pengembangan
Ford belum memastikan apakah teknologi ini akan diproduksi massal. Juru bicara Ford, Alan Hall, mengatakan bahwa pengajuan paten adalah bagian normal dari bisnis yang kuat, melindungi ide-ide baru, dan membantu membangun portofolio kekayaan intelektual yang kuat.
Paten tersebut menyebutkan bahwa sistem Ford dapat dimatikan secara otomatis di area di mana hal itu melanggar hukum setempat atau dianggap "tidak diinginkan," dengan iklan hanya ditampilkan "dengan cara yang aman dan wajar."
Kemungkinan besar, iklan hanya akan ditampilkan saat kendaraan dalam keadaan diam, meskipun paten tidak menjelaskan secara spesifik.
Keputusan Ford untuk mengembangkan teknologi ini dapat membawa dampak besar bagi pengalaman berkendara. Meskipun dapat menjadi sumber pendapatan baru, penting bagi Ford untuk mempertimbangkan kenyamanan dan privasi konsumen.
Berita Terkait
-
Spesifikasi Xiaomi Pad 7 Pro: Usung Sensor Selfie 32 MP dan Chip Kencang
-
VinFast Memulai Pengiriman Mobil Listrik VF 5 di GJAW 2024
-
Chery J6 Mobil Listrik yang Bisa Diajak Off-Road Berdesain Gahar
-
Xiaomi 15 Lolos Sertifikasi, Siap Debut di Pasar Global
-
Kelas Premium Setara Alphard: Ini Daftar Harga dan Spesifikasi 3 Mobil Ford yang Baru Diluncurkan di Indonesia
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Calon Kades Petahana Kabupaten Bekasi Diminta Cuti
-
Lapor Prabowo Soal 18 Kepala Daerah Kena OTT, Tito Soroti Background Artis hingga Pengusaha
-
TPA Dengung Lebak Banten Terbakar
-
Prabowo Buka Sinyal Destry Jadi Gubernur BI Definitif: "Kayaknya Gimana? Oke Nggak?"
-
PWI Protes Ucapan 'Sirkus' Deddy Sitorus, Dinilai Berpotensi Merendahkan Wartawan
-
Lolos ke Semifinal, Persebaya Fokus Pulihkan Kondisi Pemain Jelang Laga Berikutnya
-
Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar
-
BPBD Pangandaran Waspadai Peningkatan Risiko Kebakaran Hutan Selama Musim Kemarau
-
Parole Examiner Lee: Membongkar Wajah Gelap Kekuasaan di Balik Sistem Hukum
-
Staf Terjerat Kasus Bupati Pemalang, KPK Perketat Akses Dokumen dan Terapkan Jejak Digital