Suara.com - Menurut National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), setiap 31 detik terjadi pencurian kendaraan di Amerika Serikat. Dengan angka setinggi itu, mungkin terlihat mustahil untuk melindungi kendaraan Anda dari kejahatan. Namun, sebagian besar mobil yang dicuri memiliki kesamaan faktor kelalaian yang sederhana tetapi fatal.
Meski para pencuri mobil di layar lebar terlihat canggih dan terencana, kenyataannya banyak dari mereka adalah oportunis.
Daripada memilih mobil yang terlindungi dengan baik dan dicari banyak orang, mereka cenderung memilih target yang mudah. Di sinilah kesalahan pemilik kendaraan sering terjadi.
Menurut Tulane University, sebanyak 80% dari mobil yang dicuri di Amerika Serikat dalam keadaan tidak terkunci. Dalam kasus-kasus ini, pencuri mobil tidak perlu mengalahkan pintu yang terkunci atau alarm yang berbunyi untuk membawa pergi kendaraan.
Mereka hanya perlu menyalakan mobil dan melarikan diri. Lebih parah lagi, 31% pengemudi di Amerika mengakui bahwa mereka tidak mengunci pintu mobil mereka saat parkir.
Selain pencurian mobil, lupa mengunci pintu mobil dapat memiliki konsekuensi serius. Pertama-tama, barang berharga di dalam kendaraan Anda dapat dengan mudah diakses tanpa lapisan keamanan seperti kunci pintu.
Lebih dari itu, pemilik rumah kadang-kadang meninggalkan pembuka pintu garasi jarak jauh di mobil yang diparkir.
Yang lebih mengkhawatirkan, dilaporkan bahwa pemilik kendaraan meninggalkan kunci di dalam kontak pada 40% dari kasus pencurian mobil.
Untungnya, statistik ini berarti Anda bisa selangkah lebih maju dari pencuri hanya dengan mengunci mobil Anda dan mengamankan kunci kendaraan Anda.
Baca Juga: Mobil Bekas Terlaris di Indonesia: Innova, Brio, Avanza, Xpander, HR-V!
Berita Terkait
-
Mobil Bekas Terlaris di Indonesia: Innova, Brio, Avanza, Xpander, HR-V!
-
PPN Naik 12 Persen, Produsen Mobil Mewah Tak Terpengaruh?
-
Mutu Eksterior HR-V Bikin Kecewa, Honda Kena Gugatan
-
BAIC Siapkan Dua Mobil Listrik dan BJ30 Untuk Tahun Depan, Siap Tancap Gas
-
Dampak Krisis: Produksi Nissan di AS Dipangkas Hingga Maret 2025
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim