Suara.com - Patrick Kluivert, bintang sepak bola Belanda yang kini digadang-gadang akan menjadi Pelatih Timnas Indonesia menggantikan Shin Tae Yong rupanya pernah membunuh orang.
Pelatih yang kini berusia 48 tahun itu, pernah menewaskan seorang warna negara Belanda pada 1995 silam. Ketika itu, Kluivert masih berusia 19 tahun dan sedang berada di puncak kariernya bersama Ajax Amsterdam.
Insiden itu terjadi saat Kluivert, yang mengemudikan sebuah BMW M3 menabrak sebuah mobil Ford Orion yang dikemudikan Martin Putnam, seorang sutradara teater di Amsterdam. Akibat kecelakaan itu, Putnam yang berusia 56 tahun tewas.
Berdasarkan laporang media-media Eropa ketika itu, Kluivert diketahui mengemudikan mobil dengan kecepatan tinggi, yakni 104 km/jam di lingakungan pemukiman. Tidak hanya itu. Mobil yang dikemudikan Kluivert diketahui milik sahabatnya.
"Ia mengemudikan mobil temannya dan jelas tidak bisa mengendalikan power mobil tersebut," kata seorang saksi kepada media.
"Suara tabrakan itu mirip suara ledakan bom," lanjut sang saksi.
Akibat kecelakaan itu, Kluivert pun diseret ke pengadilan. Dalam sidang, ia terbukti bersalah dalam kasus kecelakaan maut tersebut. Meski demikian ia lolos dari hukuman penjara.
Pengadilan Belanda hanya memvonisnya hukuman kerja sosial lama 240 jam. Ia juga dilarang mengemudikan mobil selama 18 bulan.
Meski hukumannya terbilang ringan, sanksi yang diterima Kluivert dari publik rupanya lebih keras. Mendadak ia menjadi musuh publik. Di dalam lapangan ia sering disoraki para penonton.
Baca Juga: Media Curacao: Taktik Patrick Kluivet Buruk Sekali
Di luar lapangan, ia diburu media dan beberapa kali menerima ancaman pembunuhan. Ia terpaksa melarikan diri dan menetap di rumah keluarganya karena merasa tidak tenang.
Ironisnya Kluivert ketika itu baru saja membawa Ajax menjuarai Liga Champions pada 1995, dan menjadi kesayangan publik Belanda.
"Kecelakaan itu akan menghantui saya seumur hidup," kata Kluivert.
"Tadinya saya menjadi idola, pahlawan sepak bola Belanda. Tetapi dalam sekejap mereka membantai saya karena perbuatan ya sendiri," kenang dia lebih lanjut.
Tidak kuat menghadapi tekanan publik, Patrick Kluivert memutuskan untuk meninggalkan Belanda dan bergabung dengan AC Milan di Serie A pada musim 1997-1998.
Setelah setahun bersama AC Milan, Kluivert memutuskan pindah ke Barcelona dan meraih beberapa gelar juara bersama raksasa Spanyol tersebut.
Berita Terkait
-
Berapa Pesangon Shin Tae-yong Usai Dipecat PSSI? Diperkirakan Tembus Angka Fantastis
-
Emosi! Anak Shin Tae-yong Ancam Bongkar Kelakuan PSSI Selama 5 Tahun ke Ayahnya
-
Valentino Jebret Ajak Publik Hormati Keputusan Pemecatan Shin Tae-yong, Tapi...
-
Patrick Kluivert Jadi Pelatih Timnas Indonesia Sampai Elkan Baggott Berusia 26 Tahun
-
Timnas Asuhan Patrick Kluivert Pernah Dibantai Bahrain 4-0
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Komponen Mobil Diesel yang Perlu Diperhatikan saat Beralih ke B50
-
IMI Awards 2025 Digelar, Drifter Muda Obell Raih Penghargaan
-
IMI Awards Apresiasi Industri hingga Atlet Otomotif Nasional
-
Strategi Changan Gempur Pasar Otomotif Nasional Melalui Deepal S05 dengan Teknologi REEV dan BEV
-
Bocoran Spesifikasi dan Harga Leapmotor B10 yang Segera Melantai di GIIAS 2026
-
4 Motor 150cc Termurah dan Irit buat Pelajar, Apa Opsinya?
-
Hyundai Pastikan IONIQ 3 Siap Melantai di GIIAS 2026
-
Dulu Sungkan Merger Kini Mau Jadi Partner, Honda dan Nissan Siap Kembangkan Kendaraan 'Next Gen'
-
Akun Mazda Indonesia Tertangkap Promosikan Crypto Casino, Kok Bisa ?
-
Kejutan! Ternyata Ini Mobil Terlaris Suzuki 2026, Bukan Ertiga atau Fronx