Suara.com - Daihatsu Indonesia mengungkap alasan belum menghadirkan mobil elektrifikasi sampai saat ini.
Sebagai merek otomotif yang memiliki target konsumen pembeli mobil pertama (first-car buyer), Daihatsu menilai mobil elektrifikasi belum menjadi pilihan.
"Konsumen first-car buyer memang masih memiliki rasa khawatir. Contohnya seperti harga jual kembali dari kendaraan itu sendiri," ujar Sri Agung Handayani, Marketing Director dan Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), di Jakarta, Jumat (17/1/2025).
Faktor lain, tambah Agung, adalah masalah konsumsi listrik yang akan dipakai jangan-jangan lebih boros.
Selain itu, ada kekhawatiran kalau biaya perawatannya menjadi lebih mahal. Maka tugas bersama kedepannya bagaimana industri otomotif bisa mengedukasi rasa khawatir konsumen.
"Jadi di Rp300 juta segmen. Mereka masih mencari affordable price, harga terjangkau, ketersediaan spare part, dan balik lagi ke harga jual kembali," papar Agung.
Secara keseluruhan, Daihatsu menutup tahun 2024 dengan penjualan ritel sebanyak 168.263 unit sepanjang tahun. Pencapaian ini didukung oleh tiga model utama, yakni Daihatsu Sigra, Gran Max Pick Up, dan Terios.
Mengikuti Daihatsu Sigra, Gran Max Pick Up menyusul dengan 41.703 unit (25%), sementara Terios mencatatkan penjualan 19.873 unit atau 12%.
Di peringkat berikutnya, Daihatsu Ayla, mobil LCGC Hatchback, mencatatkan penjualan 18.588 unit atau 11%. Gran Max Mini Bus berada di urutan lima dengan 15.040 unit (9%), diikuti Xenia dengan 11.014 unit (7%).
Baca Juga: Penjualan Daihatsu Tembus 168 Ribu Unit Sepanjang 2024, Model Ini Jadi Penolong
Model lain seperti Rocky, Luxio, dan Sirion juga memberikan kontribusi dengan total penjualan lebih dari 7.000 unit atau sekitar 4%.
Sejauh ini Daihatsu memang masih fokus terhadap segmen pembeli mobil pertama untuk pasar Indonesia. Belum ada satu produk pun mobil elektrifikasi yang dipasarkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123