Suara.com - Pemerintah Indonesia resmi memberikan insentif untuk jenis kendaraan elektrifikasi dan hybrid.
Untuk kategori mobil listrik (Battery Electric Vehicle/BEV), pemerintah menihilkan PPnBM mobil listrik atau PPnBm 100 persen dtanggung pemerintah (DTP).
Sementara untuk kategori mobil hybrid (Hybrid Electric Vehicle/HEV), pemerintah memberikan insentif PPnBM DTP sebesar 3%.
"Harapannya melalui insentif ini, bisa memberikan stimulus kepada AutoFamily untuk membeli mobil-mobil elektrifikasi yang sejalan dengan upaya dalam perbaikan kualitas udara. Ditambah, jelang momen lebaran di awal bulan April sebagai waktu yang pas untuk beli mobil baru," ujar Yagimin, Chief Marketing Auto2000, Selasa (21/1/2025).
Dengan adanya insentif dari pemerintah, mobil listrik Toyota bZ4X mendapatkan keuntungan paling besar dari perubahan skema pajak ini.
Sementata untuk model HEV semakin populer karena peran mengurangi emisi tetap dapat dijalankan dengan optimal tanpa khawatir kapasitas baterai hybrid habis atau range anxiety.
Selain Kijang Innova Zenix HEV dan Yaris Cross HEV, masih ada pula Corolla Altis HEV, Corolla Cross HEV, Camry HEV, bersama Alphard HEV dan Vellfire HEV.
Berikut daftar harga mobil elektrifikasi Toyota dari Auto2000 :
Corolla Altis 1.8L Hybrid A/T Rp 637.500.000
Corolla Altis 1.8L Hybrid A/T (Premium Color) Rp 640.600.000
Corolla Cross 1.8 Hybrid A/T Rp 578.700.000
Corolla Cross 1.8 Hybrid A/T Rp 581.700.000
Corolla Cross 1.8 Hybrid GR-S A/T Rp 622.800.000
Corolla Cross 1.8 Hybrid GR-S A/T Rp 626.400.000
Corolla Cross 1.8 Hybrid GR-S A/T Rp 627.900.000
Berita Terkait
-
Rekomendasi 23 Mobil Bekas Harga 100-150 Jutaan Januari 2025: Mulai dari Mobil Irit hingga 7-Seater Berkelas
-
Mobil Dinas Bukan untuk Kepentingan Pribadi: Kasus Innova Plat Dinas Kemenhan Tabrak Pejalan Kaki Jadi Pelajaran
-
Momen Mahalini Pamit Bikin Warganet Salfok Sama Koleksi Mobil Mewah Sule: Mobil Viral Semua
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim