Suara.com - Yamaha Aerox menjadi salah satu skutik maxi andalan Yamaha untuk urusan penjualan. Sejak pertama kali diluncurkan pada 2017 lalu, penjualan Aerox rupanya cukup signifikan di luar pulau Jawa.
Lalu daerah mana yang memiliki permintaan Aerox paling banyak selain pulau Jawa. Disampaikan Manager Public Relation, YRA & Community, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg, Rifky Maulana, Kalimantan menjadi daerah yang memiliki permintaan paling tinggi terhadap Aerox.
"Kalau pulau Jawa itu memang paling banyak secara nasional. Tapi berkaca dari model sebelumnya, Pontianak permintaan Aerox bisa lebih tinggi dari NMax. Selain itu Sumatera Utara juga jadi yang tertinggi," ujar Rifky, di Bandung, Minggu (26/1/2025).
Lebih lanjut, dikatakan Rifky, memang karakter konsumen di daerah lebih suka motor itu untuk comuting, bukan untuk touring seperti NMax.
Selain itu perpaduan warna-warna berani juga menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen daerah. Karena memang lebih terlihat beda, walaupun warna berani kurang diminati masyarakat perkotaan.
"Jadi seperti Pontianak dan Medan penjualan Aerox tinggi memang karena karakter konsumennya," kata Rifky.
Seperti diketahui, Yamaha belum lama ini telah merilis Aerox generasi terbaru.
Secara dimensi, Aerox memiliki panjang 1.980 mm, lebar 710 mm, tinggi 1.170 mm, jarak sumbu roda 1.350 mm, jarak terendah ke tanah 145 mm dan tinggi jok 145 mm.
Pada sektor jantung pacu, Aerox Alpha menggunakan mesin Blue Core 155cc VVA (Variable Valve Actuation) generasi terbaru.
Baca Juga: Mesin Sekelas Vario 125 tapi Lebih Garang dari Nmax, Ini Pesona Motor Matic 125cc Unik dari Yamaha
Khusus varian Turbo dan Turbo Ultimate dibekali dengan Yamaha Electric CVT (YECVT) yang bisa memberikan sensasi berkendara Turbo layaknya Nmax 'Turbo'.
Dengan spesifikasi mesin ini, motor Super Sport Scooter terbaru Yamaha mampu menghasilkan tenaga maksimal sebesar 11,3 kW (15,1 dk) pada 8.000 rpm dan torsi puncak 14,2 Nm pada 6.500 rpm.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim