Suara.com - Bayangkan sebuah pameran otomotif yang dulunya dipenuhi pengunjung dan deru mesin terbaru, kini terasa lebih sunyi.
Dilansir dari Carscoops, sebuah pameran otomotif di Amerika Serikat yakni Detroit Auto Show 2025, kini menghadapi kenyataan pilu. Hanya 275.000 pengunjung yang melangkahkan kaki ke pameran 11 hari ini. Angka yang begitu kontras dengan gemuruh 774.179 pengunjung di tahun 2019.
Apa yang terjadi dengan dunia otomotif ini?
Detroit Auto Show harus berlapang dada menyaksikan para pemain besar industri otomotif memilih untuk absen.
Ruang-ruang kosong di Huntington Place kini diisi oleh pemain-pemain non-otomotif - dari seragam gagah Angkatan Laut hingga stand promosi dari Badan Investasi Polandia. Sebuah pemandangan yang tak terbayangkan di era kejayaannya.
Meski penyelenggara dengan bangga mengumumkan kehadiran 34 merek dan hampir 500 kendaraan, atmosfer pameran terasa berbeda.
Ibarat sebuah orkestra yang kehilangan pemain utamanya, musik yang mengalun tak lagi seharmonis dulu.
Era digital telah mengubah cara kita "berpacaran" dengan mobil. Dulu, pameran otomotif adalah satu-satunya tempat untuk bertatap muka dengan model terbaru.
Kini, dengan sekali klik, konsumen bisa menjelajahi setiap detail mobil impian mereka dari kenyamanan sofa rumah. Pandemi hanya mempercepat pergeseran ini, membuat format pameran tradisional terasa seperti album vinyl di era streaming.
Baca Juga: Rilis Mobil Listrik di Pameran Otomotif Berujung Rusuh, Ini Sebabnya
Mungkin ini saatnya Detroit Auto Show tidak lagi sekadar menjadi etalase mobil, tapi evolusi menjadi festival mobilitas masa depan.
Tempat di mana teknologi, sustainability, dan gaya hidup modern berpadu dalam harmoni yang memikat. Bukankah setiap kisah sukses selalu dimulai dari titik terendah?
Mungkin untuk pameran otomotif di Indonesia, ini bisa menjadi salah satu gambaran tentang perkembangan di sektor otomotif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
5 Mobil Paling Irit Biaya Servis, Sparepart Melimpah dan Ringan Buat Harian
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Layanan Purna Jual Topang Bisnis Auto2000 di Tengah Lesunya Penjualan Mobil Baru
-
140 Tahun Mercedes-Benz: Dari Mobil Pertama Dunia Sampai Jejak Awal di Indonesia
-
Auto2000 Kantongi Ribuan Unit Pemesanan Veloz Hybrid Meski Belum Ada Harga Resmi
-
5 Tanda Kampas Kopling Mobil Habis, Jangan Paksa Jalan Tanjakan
-
Sinyal Kehadiran Denza B5 di Indonesia Semakin Dekat, Debut di IIMS 2026 ?
-
Berapa Harga Isuzu Panther Bekas? Berikut 9 Pilihannya Mulai Rp 70 Juta
-
Penyakit Khas Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Wajib Dicek Sebelum Beli
-
All-Out di Negeri Seberang, BYD Siapkan Mobil Khusus untuk Pasar India