Suara.com - Gemerlap Pakuwon Mall Jogja menjadi saksi sejarah ketika Honda memamerkan dua jagoan listriknya - CUV e: dan ICON e: - di awal Maret 2024. Bukan sekadar peluncuran biasa, ini adalah momen yang mengubah wajah transportasi Kota Gudeg.
Bayangkan mengendarai motor tanpa dengung mesin konvensional, hanya desiran halus yang membelah udara. Itulah yang ditawarkan duo motor listrik Honda ini.
“Antusiasme masyarakat terhadap peluncuran sepeda motor listrik Honda yang kami hadirkan sebagai disambut dengan baik. Hadirnya sepeda motor Listrik ini sebagai bentuk komitmen kami menghadirkan kendaraan yang efisien serta ramah lingkungan. Konsumen bisa berkendara dengan produk yang ramah lingkungan dilengkapi dengan desain modern, teknologi canggih dengan kualitas terbaik," ungkap Marketing Manager Astra Motor Yogyakarta Julius Armando.
ICON e: tampil menawan dengan lima pilihan warna yang bikin mata tak berkedip - dari Iconic Mint yang segar hingga Iconic MatteBlack yang misterius. Dengan banderol Rp 28.153.000 (OTR Yogyakarta), siapa sangka kendaraan masa depan bisa seramah ini di kantong?
Sementara itu, CUV e: hadir bak pangeran modern dengan aura "Premium-Futuristic"-nya. Tiga pilihan warna elegan - Stellar Matte White, Silver, dan Black - siap membuat Anda jadi pusat perhatian di jalanan. Meski harganya lebih tinggi, mulai Rp 54,695 juta (termasuk dua baterai), fitur canggihnya membuat angka itu terasa sepadan.
Yang menarik, Honda tidak main-main soal after sales. Membentang di 59 titik strategis Yogyakarta, Kedu, dan Banyumas, dealer Honda e siap melayani para pionir mobilitas listrik ini. Tak perlu khawatir kehabisan daya - sistem baterai yang dapat ditukar pada CUV e: adalah solusi cerdas untuk para road warrior.
Peluncuran ini juga diwarnai keseruan yang mengajak pengunjung mall berpartisipasi dalam gerakan ramah lingkungan. Dari workshop daur ulang sampah plastik hingga kompetisi kreatif, Honda membuktikan bahwa revolusi hijau bisa dikemas dalam balutan kegembiraan.
Inilah saatnya Yogyakarta melaju ke era baru. Dengan hadirnya CUV e: dan ICON e:, mimpi tentang kota yang lebih bersih dan hijau bukan lagi sekadar angan-angan. Honda tidak hanya menjual kendaraan, tapi juga mengajak kita semua menjadi bagian dari perubahan positif untuk bumi yang lebih baik.
Jadi, siapa yang sudah siap "ngecas" dan "nge-gas" dengan gaya masa depan?
Baca Juga: Pesona Motor Listrik Yamaha, Siap Bersaing dengan Honda CUV e: tapi Harganya Jangan Kaget
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda