Suara.com - Persaingan motor listrik semakin sengit. Kali ini muncul motor listik yang tampang mirip Vario dengan harga cukup terjangkau.
Dialah Yadea Velax, pendatang baru di dunia roda dua Indonesia yang mencuri perhatian pengunjung IIMS 2025.
Velax hadir bukan sekadar sebagai motor listrik biasa. Ia membawa revolusi teknologi dalam balutan desain yang sudah akrab di mata masyarakat Indonesia.
Jangan tertipu dengan statusnya sebagai pendatang baru. Yadea Velax hadir dengan segudang inovasi yang membuat motor konvensional terasa ketinggalan zaman.
Fitur EasyGo-nya? Brilian! Lupakan kerepotan mencari-cari kunci motor di tas. Cukup bawa smartphone Anda, dan hasilnya menakjubkan. Motor akan "terbangun" begitu kalian mendekat. Bahkan di basement yang minim sinyal sekalipun, fitur ini tetap bisa diandalkan.
Berbicara soal keamanan, Yadea Velax seperti memiliki bodyguard digital pribadi. Melalui aplikasi smartphone, kalian bisa mengawasi motor kesayangan layaknya orangtua mengawasi anak.
Fitur geo-fencing-nya bahkan bisa "mematikan" motor jika berani keluar dari area yang kalian tentukan. Berbagi akses? Semudah mengirim pesan. Tidak perlu repot-repot bertemu untuk serah terima kunci.
Di balik tampilan stylish-nya, Yadea Velax menyimpan tenaga yang mengagumkan. Dua baterai lithium 74V28Ah-nya sanggup mengantar Anda menjelajah hingga 110 kilometer - setara dengan perjalanan Jakarta-Bogor pulang-pergi.
Dengan kecepatan maksimal 80 km/jam, motor ini siap menemani petualangan urban Anda. Yang lebih mengesankan? Waktu pengisian baterainya secepat kilat- hanya 20 menit untuk mencapai 80 persen.
Baca Juga: Sekasta Vario tapi Seharga Nmax Turbo, Intip Pesona Skutik Anti Mainstream yang Satu Ini
Jangan khawatir soal hujan-hujanan. Berkat sertifikasi IPX7, Yadea Velax tetap gagah menghadapi guyuran air.
Sistem AI-Safety-nya bekerja seperti dokter pribadi yang terus memantau kesehatan mesin dan baterai. Aman? Tentu saja!
Bicara soal penghematan, Yadea Velax adalah jawaranya. Sistem SmartEco bisa menghemat pengeluaran hingga Rp 6 juta setahun.
Tersedia dalam beberapa varian dengan rentang harga mulai Rp 19,8 juta hingga Rp 39,8 juta. Harga tersebut tentunya jauh lebih murah ketimbang dari Honda CUV e: yang dibanderol mulai dari Rp 54 jutaan.
Jadi siap menjadi konsumen pertama dari Yadea Velax?
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Terpopuler: Alternatif Pajero Sport yang Kebal Biosolar, Motor Cakep Yamaha Penantang Scoopy
-
Serbuan Merek China Sukses Buat Penjualan Mobil Listrik Indomobil Lampaui Target 50 Persen
-
Kurangi Subsidi BBM Alasan Menkeu Purbaya Sepakat Berikan Insentif Kendaraan Listrik Mulai Juni
-
Motor Yamaha Satu Ini Bikin Scoopy Bisa Terpukul Mundur, Segini Harganya
-
Reinkarnasi Freelander Melalui Tangan Dingin Chery Siap Goyang Dominasi SUV Premium Global
-
Geely Bertekad Menjadi Toyota Versi China di Tengah Sengitnya Persaingan Industri Otomotif
-
Hitungan Gila BBM Fortuner 2026, Uang Bensin Setahun Kini Setara 18 Gram Emas Antam
-
Mobil Listrik Geely Termurah Mulai Harga Berapa? Ini Daftar Lengkapnya di Indonesia
-
Indomobil Gelar Pameran Khusus Mobil Listrik Demi Genjot Penjualan
-
Pakai Mesin Pajero Sport Versi Simpel, Mobil Ramah Biosolar Harga 60 Jutaan Ini Layakkah Dipinang?