Suara.com - Jakarta dan Bekasi baru-baru ini diterpa curah hujan tinggi mencapai 109 mm per hari, membuat banyak pemukiman warga terendam banjir.
Banjir sering kali datang tanpa diduga dan bisa membuat mobil Anda terendam. Untuk menghindari kerusakan lebih lanjut, penting untuk mengambil langkah-langkah pertolongan pertama yang tepat.
Berikut adalah langkah pertolongan pertama yang perlu Anda ambil jika mobil Anda terendam banjir, seperti dirangkum dari MPM:
1. Pindahkan Mobil ke Tempat Aman
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memindahkan mobil ke lokasi yang lebih aman.
Jangan langsung menyalakan mesin, karena ini bisa menyebabkan kondisi yang disebut water hammer, di mana air masuk ke ruang bakar dan merusak mesin.
Sebagai alternatif, dorong mobil ke tempat aman tanpa menyalakan mesin atau gunakan jasa derek untuk membawanya ke bengkel.
2. Lepas Kabel Aki Mobil
Langkah selanjutnya adalah melepas kabel aki mobil. Karena aki menyediakan listrik ke komponen elektronik di mobil, melepas kabel aki diperlukan untuk mencegah korsleting. Meninggalkan kabel aki terendam air banjir meningkatkan risiko korsleting.
Baca Juga: Waspada! Korban Banjir di Jabodetabek Kini Dihantui Banyak Penyakit Berbahaya
3. Jangan Aktifkan Rem Parkir
Setelah mobil berada di lokasi aman, penting untuk tidak mengaktifkan rem parkir. Sebagai gantinya, gunakan benda seperti batu untuk menyanggah roda dan atur gigi ke posisi satu untuk mobil manual atau posisi P untuk mobil otomatis. Ini mencegah bantalan rem menjadi lengket.
4. Keringkan Bagian Pengapian Mobil
Setelah mobil terendam, penting untuk mengeringkan komponen sistem pengapian, seperti busi dan koil. Bagian ini rentan terhadap kerusakan jika terkena air. Mengeringkan komponen pengapian dengan cepat membantu mengurangi risiko kerusakan.
5. Kuras Tangki Bahan Bakar Mobil
Langkah penting lainnya adalah menguras tangki bahan bakar mobil. Air bisa masuk ke tangki dan bercampur dengan bensin, menyebabkan masalah seperti pembentukan karat dan gangguan pada sistem pengapian mobil.
Berita Terkait
-
Waspada! Korban Banjir di Jabodetabek Kini Dihantui Banyak Penyakit Berbahaya
-
Anggota DPRD DKI Ungkap Alat Deteksi Banjir di Ciliwung Rusak, Begini Temuannya!
-
Tolong! Anak-anak Korban Banjir di Kebon Pala Jaktim Kini Butuh Bantuan Kesehatan
-
Rumahnya Juga Kebanjiran, Viral Istri Wali Kota Bekasi Mengungsi di Hotel Tuai Perdebatan
-
Kondisi Terlentang di Dekat Rumah Neneknya, Begini Kronologi Penemuan Mayat Balita Korban Banjir di Tebet
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam