Suara.com - Pakar Otomotif dari Universitas Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu mengatakan tidak banyak perbedaan dalam melakukan persiapan mudik baik untuk kendaraan konvensional (ICE) maupun kendaraan elektrik (EV).
“Sebelum mudik, baik pengguna mobil konvensional/ICE maupun BEV perlu melakukan pemeriksaan menyeluruh,” kata Yannes Martinus Pasaribu, Rabu 26 Maret 2025.
Menurut dia, untuk pengguna kendaraan konvensional bisa melakukan pengecekan yang mendasar seperti kondisi oli, filter, busi, sistem pendingin, rem, lampu, dan tekanan ban.
Tidak hanya itu, mereka juga diminta untuk memastikan semua komponen tersebut dalam kondisi yang baik.
Lalu, untuk mengantisipasi terjadinya kebocoran dan juga pecah ban, pengguna kendaraan disarankan menyiapkan tekanan angin untuk ban serep.
Sedangkan para pemudik yang menggunakan moda transportasi baru yakni mobil listrik.
Yannes mengimbau untuk memeriksakan kesehatan baterai, sistem pendingin baterai, dan fungsi pengisian daya.
Selanjutnya perlu juga pemeriksaan kabel pengisian yang sehat atau tidak rusak dan pastikan kompatibilitas dengan SPKLU di sepanjang rute perjalanan.
“Kedua jenis kendaraan tetap memerlukan pemeriksaan sistem kelistrikan, termasuk lampu, wiper, dan klakson. Pastikan perlengkapan darurat seperti P3K, segitiga pengaman, dan dongkrak tersedia. Bagi pengguna BEV, pastikan aplikasi navigasi dan pengisian daya berfungsi dengan baik,” ujar dia.
Baca Juga: Tips Beli HP Baru Buat Lebaran: Jangan Sampai Nyesel!
Untuk lokasi pengisian daya kendaraan listrik, saat ini sudah sangat mudah dijumpai di berbagai wilayah di Indonesia.
Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo beberapa waktu yang lalu mengabarkan bahwa pihaknya telah menyediakan stasiun pengisian kendaraan listrik umum fast charging di setiap rest area.
Untuk memenuhi kebutuhan pemudik yang menggunakan kendaraan listrik (electric vehicle/EV).
Menurut prediksi, jumlah pengguna kendaraan listrik pada Lebaran 2025 diproyeksikan meningkat hingga 500 persen atau sebanyak 21.570 kendaraan, dibanding tahun lalu yang hanya 4.314 kendaraan.
PLN memproyeksikan akan terjadi peningkatan transaksi SPKLU sebesar 500 persen pula, dari 14.002 transaksi SPKLU yang terealisasi pada Lebaran 2024, diproyeksikan naik menjadi 70.000 transaksi pada Lebaran 2025.
Khusus untuk SPKLU dengan tingkat okupansi yang tinggi, PLN akan meningkatkan jumlah SPKLU-nya sebesar 7,5–8 kali lipat. Pada Lebaran 2024, tercatat 108 SPKLU dengan tingkat keterisian atau okupansi tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini
-
Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
-
IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif
-
Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo
-
Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga
-
Kawasaki KLX150 Termurah Tipe Apa? Segini Harga dan Spesifikasinya