Suara.com - Berita besar datang dari dunia balap motor, dan kali ini datangnya bukan dari tim-tim yang sudah biasa wara-wiri di sirkuit. Harley-Davidson, pabrikan legendaris asal Amerika yang selama ini identik dengan motor touring santai untuk sunmori para om-om, secara resmi akan ikut ambil bagian dalam dunia MotoGP!
Ya, kamu nggak salah baca. Motor yang biasanya dipakai ngopi di puncak sekarang bakal ngegas bareng para jagoan MotoGP.
Dilansir dari Crash, aroma perubahan ini sebenarnya sudah mulai terasa sejak November 2024, ketika Dorna Sports—penyelenggara MotoGP—mengumumkan kerja sama dengan Harley-Davidson.
Saat itu informasinya masih samar dan penuh spekulasi. Tapi kini semuanya sudah terang benderang: Harley-Davidson akan turun ke lintasan balap MotoGP, membawa semangat baru dari jantung Amerika ke pusat adrenalin dunia balap roda dua.
CEO Harley-Davidson, Jochen Zeitz, bahkan menyampaikan dengan penuh semangat bahwa mereka ingin bergerak secepat mungkin.
Namun, Harley tidak hanya sekadar ikut tampil. Mereka berambisi membentuk satu seri balapan tersendiri yang akan menampilkan motor-motor bagger andalan mereka. Bisa dibilang, ini bukan sekadar partisipasi, ini revolusi.
Format balapannya juga tidak main-main. Akan ada total 12 balapan, dibagi dalam 6 ronde, dan setiap ronde terdiri dari 2 race.
Lokasi balap? Tersebar antara Eropa dan Amerika Utara, dan salah satu venue yang sudah dikunci adalah Circuit of The Americas (COTA), Texas.
Yang lebih mengejutkan lagi, diperkirakan akan ada 6 hingga 8 tim yang turun ke lintasan, masing-masing membawa dua pembalap.
Baca Juga: Kalah Dominan Meski di Kandang: Penjualan Harley-Davidson Kini Kena Libas Kawasaki di AS
Seluruh tim ini juga akan mendapat dukungan penuh dari Harley-Davidson Factory Racing.
Jadi jangan bayangkan ini sebagai balapan tambahan, ini adalah bentuk keseriusan Harley masuk ke dunia balap—mereka siap bersaing dan mendominasi.
Buat kamu yang masih ragu, Harley-Davidson sebenarnya sudah mencicipi panasnya dunia balap lewat ajang MotoAmerica Mission King of the Baggers.
Di sana mereka tampil impresif dengan dua model unggulan: CVO Road Glide ST dan CVO RR. Motor-motor ini membuktikan bahwa Harley tak lagi hanya soal gaya dan suara, tapi juga performa dan presisi.
Fakta menarik lainnya, Harley-Davidson sudah 120 tahun menjadi simbol kekuatan di jalanan. Kini, mereka ingin menunjukkan bahwa motor besar dan berat seperti bagger juga bisa menari di tikungan sirkuit.
Ini adalah tantangan besar, tapi juga peluang untuk menulis bab baru dalam sejarah balap motor dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Intip Rahasia Mesin Vario Evo 160 yang Bikin Tarikan Makin Galak, Bukan Evolusi Wajah Saja
-
Mitsubishi Fuso Perkuat Logistik Kalimantan Lewat Layanan di Tengah Jalur Tambang Sandai
-
Kemenperin Klaim Dua Perusahaan Komponen Otomotif Jepang Tak Pindah ke Vietnam
-
Hyundai akan Tinggalkan Mobil ICE, Apa Saja Gantinya?
-
Changan Deepal S05 Tebar Pesona Lewat Teknologi REEV yang Sanggup Tempuh Jarak 1.100 Kilometer
-
3 Motor Listrik Commuter Lintas Kota dan Kabupaten: Setara Nmax, Solusi untuk Pekerja dan Mahasiswa
-
2 Motor Listrik Alternatif Scoopy dan Vespa: Nggak Mikir Oli Mahal, Idola Pelajar dan Pekerja
-
Strategi Yadea Pikat Warga Jakarta di PRJ 2026 Obral Subsidi 10 Juta Cukup Modal Tunjukkan SIM C
-
KLH Susun Aturan Limbah Baterai Kendaraan Listrik
-
Nama 'Evo' akan Diambil Alih dari Mitsubishi? Ini 'Pelakunya'