Suara.com - Isuzu Panther adalah salah satu mobil diesel yang paling dikenal di Indonesia karena daya tahannya yang luar biasa, konsumsi bahan bakar yang irit, dan mesin yang bisa diandalkan dalam berbagai kondisi jalan.
Tidak heran jika kendaraan ini memiliki penggemar setia yang masih mencari mobil bekasnya , apalagi produksinya sudah dihentikan beberapa tahun lalu.
Mobil ini telah mengalami beberapa generasi sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 1991. Setiap generasi memiliki keunggulan masing-masing, baik dari segi mesin maupun fitur yang ditawarkan.
Bagi Anda yang tertarik membeli Isuzu Panther bekas, mengetahui harga dan spesifikasinya dari tahun ke tahun bisa membantu dalam memilih unit yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran.
Berikut adalah daftar harga Isuzu Panther bekas dari generasi pertama hingga terakhir.
1. Isuzu Panther Generasi Pertama (1991-1996)
- Mesin: C233, 2.300cc, 4 silinder indirect injection
- Tenaga: 60 dk @ 4.300 rpm
- Harga bekas: Rp75 jutaan ke bawah
- Keunggulan: Mesin tangguh, konsumsi bahan bakar irit
Generasi pertama Panther dikenal sebagai mobil diesel sederhana tetapi tahan banting. Meskipun tenaganya tidak terlalu besar, mobil ini terkenal dengan efisiensi bahan bakarnya dan kemampuannya menghadapi medan berat.
2. Isuzu Panther Generasi Kedua (1996-2000)
- Varian Mesin:
4JA1: 2.500cc turbo diesel OHV direct injection, tenaga 74 PS @ 3.900 rpm, torsi 160 Nm @ 2.000 rpm
4JA1-L: 2.500cc OHV direct injection, tenaga 78 PS @ 3.900 rpm, torsi 182 Nm @ 1.800 rpm - Harga bekas: Rp65 jutaan
- Keunggulan: Mesin lebih bertenaga, hadir dengan berbagai tipe
Pada generasi ini, Panther mulai menawarkan lebih banyak pilihan varian, termasuk tipe Touring dan LS Hi-Grade A/T yang memiliki tampilan lebih modern serta fitur lebih lengkap dibandingkan pendahulunya.
Baca Juga: 5 Mobil Bekas Murah Harga di Bawah Brio S MT Baru: Mulai Rp100 Juta, Ganteng, Mesin Bertenaga
3. Isuzu Panther Generasi Ketiga (2000-2004)
- Mesin: Tidak jauh berbeda dari generasi sebelumnya
- Harga bekas: Rp80 jutaan
- Keunggulan: Desain lebih modern, kenyamanan meningkat
Generasi ketiga Panther mengalami sedikit penyegaran dari segi tampilan, dengan desain yang lebih aerodinamis serta fitur interior yang lebih baik dibandingkan model sebelumnya.
4. Isuzu Panther Generasi Keempat (2004-2020)
- Mesin: 2.499cc turbocharger, standar EURO 2
- Transmisi: Manual 5-percepatan
- Tenaga: 80 PS @ 3.500 rpm
- Torsi: 192 Nm @ 1.800 rpm
- Harga bekas: Rp60 juta - Rp150 jutaan
- Keunggulan: Performa lebih baik, mesin lebih efisien
Generasi terakhir Panther hadir dengan mesin yang lebih efisien dan bertenaga. Meskipun tampilan eksterior tidak mengalami perubahan besar, mesin turbocharger memberikan performa lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya.
Isuzu Panther tetap menjadi pilihan bagi banyak orang yang menginginkan mobil diesel dengan durability tinggi dan konsumsi bahan bakar hemat.
Meski kini mulai tenggelam akibat popularitas Mitsubishi Pajero, Toyota Fortuner dan Toyota Kijang Innova diesel, Panther tetap layak untuk jadi opsi.
Jika mencari unit bekas dengan harga paling ekonomis, generasi pertama dan kedua bisa menjadi pilihan. Namun, jika ingin kenyamanan dan performa lebih baik, generasi ketiga dan keempat lebih direkomendasikan.
Sebelum membeli Panther bekas, pastikan untuk memeriksa kondisi mesin, kelengkapan dokumen, serta histori servis agar mendapatkan unit terbaik yang siap digunakan.
Dengan perawatan yang tepat, mobil ini tetap bisa diandalkan untuk perjalanan jauh maupun aktivitas harian.
Berita Terkait
-
5 Mobil Bekas Murah Harga di Bawah Brio S MT Baru: Mulai Rp100 Juta, Ganteng, Mesin Bertenaga
-
Mobil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Tepat untuk Anak Muda: Hemat Bahan Bakar dan Mudah Perawatan
-
Mobil Bekas Dibawah 40 Juta: Pilihan Hemat, Kecil, Irit, dan Mudah Parkir
-
8 Mobil Bekas Tipe Pick Up untuk Angkut Binatang Kurban di Lebaran Haji: Murah, Mulai Rp40 Jutaan!
-
Mobil Bekas SUV Eropa dan Amerika Murah di Indonesia: Mewah, Gagah, dan Kini Terjangkau
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga