Suara.com - Indomobil Emotor di pasar kendaraan listrik nasional kembali mendapatkan pengakuan. Model skuter listrik andalannya, Adora, mendapat predikat sebagai Best Medium Electric Skutik dalam ajang Otomotif Award 2025.
Predikat ini semakin mengukuhkan posisi Adora sebagai salah satu pilihan utama di segmen sepeda motor listrik kelas menengah di Indonesia.
Sebelumnya, Adora juga telah memboyong dua penghargaan di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025, yakni Favorite Newcomer EV Motorcycle Brand dan Most Innovative EV Scooter.
Predikat yang diberikan kepada Adora sendiri berdasarkan proses evaluasi ketat yang dilakukan secara independen.
Penilaian mencakup berbagai aspek performa, efisiensi, kenyamanan, fitur, desain, serta value for money. Total sebanyak 57 penghargaan diberikan untuk kendaraan roda empat (R4) dan roda dua (R2), yang telah diuji dalam periode 1 Maret 2024 hingga 31 Maret 2025.
Dari total tersebut, 22 kategori dikhususkan untuk sepeda motor. Pius Wirawan, CEO PT Indomobil Emotor Internasional, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan tersebut.
"Ini merupakan bentuk kepercayaan yang sangat berarti, terutama di industri otomotif Indonesia," ujar Pius Wirawan, Jumat (30 Mei 2025).
Pius menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi momen penting bagi Indomobil Emotor sebagai pemain baru di industri kendaraan listrik roda dua.
Peluncuran Adora pada Februari 2025 merupakan tonggak awal dari komitmen Indomobil untuk menghadirkan solusi mobilitas ramah lingkungan yang handal dan terjangkau.
Baca Juga: Transformasi Spektakuler Honda CUV e: dan ICON e: di HDRP 2024, Ada Motor Listrik Tampil Ala Moge
"Dengan hadirnya Adora, kami ingin menjawab kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan listrik yang tidak hanya stylish dan modern, tapi juga memiliki performa andal dan infrastruktur layanan purnajual yang kuat. Kami bangga karena Adora memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 46,25 persen, yang mencerminkan dukungan kami terhadap industri lokal," lanjut Pius.
Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, Indomobil Emotor akan terus memperluas portofolio produknya. Dalam waktu dekat, perusahaan berencana meluncurkan dua varian baru yang akan melengkapi jajaran produk Adora dan memberikan lebih banyak pilihan kepada konsumen.
Langkah ini sejalan dengan visi Indomobil Emotor untuk menjadi pelopor dalam menyediakan kendaraan listrik berkualitas tinggi dengan jangkauan layanan yang luas. Perusahaan juga akan terus memperkuat jaringan penjualan dan layanan purnajual di berbagai wilayah di Indonesia, guna memberikan pengalaman terbaik bagi para pengguna motor listrik.
Dengan dukungan teknologi, kualitas produk, serta jaringan distribusi, Indomobil Emotor optimis dapat menjadi salah satu pemain utama dalam percepatan transisi kendaraan listrik nasional. Perusahaan berharap kehadiran Adora dapat memberikan kontribusi nyata terhadap terciptanya ekosistem transportasi yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan.
TKDN Adora
Motor listrik Adora dirakit secara lokal di fasilitas Pulogadung, Jakarta Timur. Kendaraan tersebut dikembangkan selama setahun lebih dan diproyeksikan mampu mencapai tingkat komponen dalam negeri (TKDN) mendekati 50 persen.
"Ini motor listrik buatan Indomobil. Kita research, kita kembangkan, kemudian kita juga sudah banyak investing untuk RnD," terang Wira.
Adora merupakan motor listrik pertama yang dikenalkan Indomobil eMotor di Indonesia. Kendaraan tersebut dibanderol Rp 24,5 juta untuk versi basic dan Rp 400 ribu lebih mahal untuk versi livery. Seluruhnya berstatus on the road Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan