Suara.com - Toyota Kijang Innova Zenix masih menjadi multi purpose vehicle (MPV) paling diminati konsumen karena memiliki dimensi besar dan sudah mengadopsi teknlogi hybrid.
Namun berapa harga Innova Zenix hybrid saat ini. Bila mengacu pada laman resmi Toyota Astra Motor (TAM), harga Innova Zenix hybrid termurah saat ini dibanderol dengan harga Rp473,4 juta.
Dengan harga di bawah Rp500 juta, konsumen bisa mendapatkan Innov Zenix Hybrid tipe G non premium color. Sedangkan untuk tie G premium color, harga Innova Zenix hybrid dipatok dengan banderol Rp476,3 juta atau terdapat selisih sekitar Rp3,1 juta.
Untuk tipe tertinggi, harga Innova Zenix hybrid sudah berada di angka Rp600 jutaan. Konsumen bisa mendapat tipe Q CVT TSS.
Bila dilihat untuk tipe ini, harga Innova Zenix Hybrid tipe Q CVT TSS non premium color dibanderol Rp615,4 juta. Sementara Innova Zenix Hybrid tipe Q CVT TSS premium color (Modelista) dipasarkan dengan harga Rp618,3 juta.
Spesifikasi Kijang Innova Zenix Hybrid
Dengan pengembangan teknologi generasi kelima, performa Kijang Innova Zenix Hybrid kini semakin bertenaga dan responsif. Penggunaan baterai Nickel-Metal Hydride 201,6 volt menjadi kunci peningkatan efisiensi daya dan kestabilan saat berkendara.
Motor elektrik dengan tenaga 111 dk dan torsi 206 Nm turut menopang performa mobil agar tetap bertenaga dalam berbagai kondisi jalan.
Motor eletrik yang ada dipadukan dengan mesin bensin 1.987 cc dari keluarga Toyota Dynamic Force, fitur mobil ini menciptakan sinergi optimal antara tenaga listrik dan bensin. Dealer mobil di dekat sini
Baca Juga: Harga Hyundai All-New Palisade Hybrid Termurah Tembus Rp 1,1 Miliar, Apa Istimewanya?
Gabungan kedua sumber tenaga tersebut memungkinkan akselerasi 0-100 km/jam dalam 9,3 detik, membuatnya cocok untuk aktivitas harian maupun perjalanan jauh. Bukan hanya itu, mobil ini menjadi yang paling irit di jajaran Kijang, menjadikannya primadona di segmen MPV hybrid.
Cara Kerja Hyrid Innova Zenix
Toyota Hybrid System (THS) dapat bekerja dalam tiga mode. Pertama, EV Mode saat kecepatan rendah hingga sekitar 40 km per jam, terutama dalam kondisi stop-and-go di kemacetan.
Kedua, mode kombinasi saat berakselerasi atau butuh tenaga ekstra. Dalam kondisi ini, mesin bensin dan motor listrik bekerja bersama-sama untuk memberikan performa optimal.
Ketiga, mode pengisian baterai saat mobil melaju konstan di kecepatan tinggi atau saat pengereman melalui sistem regenerative braking.
Menariknya, mode EV tidak hanya bekerja pada kecepatan rendah. Pada kecepatan tinggi yang stabil, sistem pintar Toyota dapat mengaktifkan mode EV selama pengemudi mempertahankan pedal gas pada posisi konstan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?
-
Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta
-
Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan
-
Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu
-
Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik
-
Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?
-
Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte
-
Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi
-
Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen
-
Lupakan Mesin 3 dan 4 Silinder, Begini Pesona Mobil Dua Piston asal Italia